Kamis, 4 Juni 2026

Begini Nasib Oknum Polisi yang Ludahi Pengendara Mobil di Medan, Kapolres Minta Maaf

Video viral polisi berbicara dengan seseorang di dalam mobil Toyota Yaris di Jalan MT Haryono Medan.

Tayang:
(Dok. SorotMedan)
Viral video polisi lalu lintas di Medan diduga melakukan pungli dan meludahi pengendara mobil di Jl MT Haryono Medan, Sabtu (11/4/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Video viral memperlihatkan seorang polisi lalu lintas (polantas) berbicara dengan seseorang di dalam mobil Toyota Yaris di Jalan MT Haryono Medan pada Sabtu (11/4/2020).

Dalam video tersebut, terdengar suara seorang pria yang diduga merekam kejadian mengatakan, tanpa plank, polisi memberhentikan pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Video berdurasi 3.03 menit yang viral diunggah ke sejumlah akun,termasuk di akun Instagram @sorotmedan.

Dikatakannya, polisi tersebut sebelumnya juga memberhentikannya dan meminta uang.

"Dia menerima uang via orang sipil naik kereta (sepeda motor) berdua. Yang sipil pake baju biru, sudah saya videokan juga ya," katanya.

Viral Video Detik-detik Oknum Polisi Lakukan Hal Tak Terpuji, Pungli hingga Ludahi Pengendara Mobil

Terlihat dalam video, oknum polisi tersebut berjalan menjauh dan mendekati mobil.

Meminta uang, meludahi pengendara mobil

Dia juga sempat mendekatkan wajahnya yang ditutup masker hijau ke dekat jendela mobil kemudian memutar badannya.

Sesaat kemudian di menit ke 1.03, pria dalam mobil keluar dan mengambil HP-nya kemudian memvideokan polisi yang memberhentikannya.

Pria berbaju biru muda yang keluar dari dalam mobil Yaris tersebut, dengan tangan kirinya menunjuk pada pipi sebelah kanannya kemudian terdengar suara "diludahin saya".

Si perekam video yang juga turun dari mobilnya berulang kali mengatakan agar diviralkan.

"Viralkan bang. Nah ini satu lagi oknumnya yang baju biru (mengendarai sepeda motor). Ada saya videokan," katanya.

Aksi Bentrok Polisi-Anggota TNI di Papua, Telan Korban Tewas 3 Orang

Kapolres Medan minta maaf, mengaku prihatin

Dia menyatakan merasa prihatin dan menyesali sikap, perilaku, tutur kata dan tindakan yang dilakukan oleh oknum personelnya.

Dia pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Medan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved