Rabu, 6 Mei 2026

Virus Corona

Ini Data Perkembangan Infeksi Virus Corona di Dunia, dalam 12 Hari Naik dari 1 Juta ke 2 Juta

Kasus Virus Corona atau dengan nama lain Covid-19 pertama kali dilaporkan terdeteksi di Wuhan, China, pada 31 Desember 2019.

Tayang:
YONHAP/AFP
Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang suspect pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

Selain New York, kota yang juga memiliki jumlah kasus banyak adalah New Jersey. 

Adapun Kota Washington yang cukup awal mendeteksi wabah untuk saat ini terlihat telah mampu menekan kasus dengan ditandai dikembalikannya, tempat tidur darurat milik rumah sakit angkatan darat yang sebelumnya sempat digunakan untuk persiapan apabila kasus memuncak.

Sementara itu, selain AS negara yang juga mencatatkan kasus Covid-19 cukup tinggi adalah Italia dan Spanyol.

Kasus di Italia kini berjumlah 165.155 dengan 21.645 orang meninggal dunia.

Adapun, Spanyol mencatatkan 180.659 kasus dan 18.812 orang meninggal dunia.

Paksa Simpanse untuk Semprot Disinfektan, Kebun Binatang Thailand Ini Tuai Kecaman

Kasus di berbagai benua

Eropa

Jika dilihat secara keseluruhan, total kasus di Benua Eropa paling tinggi di antara benua lainnya yaitu 970.757 kasus, denganangka kematian 88.319 orang, dan 257.966 orang sembuh.

Negara dengan angka kasus tinggi di Eropa tersebar di Spanyol, Italia, Perancis, Jerman dan Inggris.

Pada 27 Maret 2020, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19.

Ia sempat menjalani isolasi mandiri di rumah selama 10 hari. Pada 5 April 2020, Boris menjalani peawatan di rumah sakit dan masuk ruang ICU pada 6 April 2020.

Sepekan menjalani perawatan, Boris akhirnya keluar rumah sakit dan melanjutkan perawatan di rumah.

Sementara itu, kasus di Italia menunjukkan tren penurunan sejak 12 April 2020.

WHO mengapresiasi positif tren penurunan di sejumlah negara Eropa.

Spanyol dan Italia bersiap melonggarkan sejumlah larangan dengan tetap menerapkan lockdown.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved