Virus Corona
Khatam Alquran Selama Diisolasi 12 Hari, Pasien Sembuh Corona: Selama Ini Saya Belum Pernah
Muksin (41) berhasil sembuh dari Virus Corona baru atau Covid-19 setelah menjalani perawatan selama 13 hari di RSUD Jayapura.
Pembatasan ruang gerak membuatnya lebih fokus beribadah. Waktu 13 hari dihabiskan dengan melakukan salat, mengaji, dan berzikir.
"Aktivitas saya di sana hanya salat, mengaji, zikir, dan shalat sunah yang kita tidak pernah lakukan di rumah, kita sudah lakukan semua di situ, Allhamdulillah saya punya hati tenang sekali," kata Muklis.
Muksin dan kawannya, Mustakim, juga berlomba-lomba membaca Al Quran. Mereka berhasil khatam dalam waktu 12 hari.
Muksin takjub dengan hal itu.
Sebab, ia belum pernah khatam Al Quran selama ini."Selama hidup saya ini saya belum pernah khatam Al Quran, butuh hanya 12 hari di ruangan itu," kata dia.
Muksin dan Mustakim sangat bersemangat menunaikan ibadah selama diisolasi.
"Kita sama-sama semangat, karena terpele (terhalang) oleh kaca kalau saya mengaji duluan dia (Mustakim) ikut, kalau dia duluan saya juga ikut, jadi kita ada semangat," kata Muksin.
• Warga Ini Menangis Kelaparan saat Ketahuan Mencuri Beras, Polisi Cek Rumahnya dan Temukan Hal Pilu
Jangan takut di ruang isolasi
Berdasarkan pengalamannya, Muksin mengajak pasien positif lain tetap bersemangat melewati masa isolasi. Momen isolasi, kata dia, lebih mendekatkan dirinya kepada Tuhan.
Ia juga meminta masyarakat tak mengucilkan orang yang terpapar Virus Corona. Karena, virus itu bisa disembuhkan.
"Ini kan pandemi, jadi kita tidak boleh menyudutkan, yang harus digaungkan adalah bahwa virus ini bukan suatu aib, ini bukan juga suatu virus yang hanya terkena pada komunitas tertentu, virus ini tidak memandang suku, ras, agama, jenis kelamin dan usia, siapa saja bisa kena," kata Muksin.
Fasilitas RSUD JayapuraDirektur RSUD Jayapura Aloysius Giyai menyebut ruang isolasi yang digunakan pasien positif Covid-19 merupakan beas ruang perawatan saraf.
Ruang itu baru saja selesai direnovasi sebelum dialihfungsikan sebagai ruang isolasi pasien corona.
"Tadinya ini ruang perawatan biasa (ruang saraf), kebetulan baru renovasi dan ruangan itu kita lengkapi dengan televisi, AC, tehel yang bagus, dinding juga cat berminyak, sekatnya kaca bagus, jadi memang pasien merasa ruangannya luar biasa," jelas Giyai.
Giyai juga meminta para tenaga medis bersikap ramah kepada pasien positif corona. Hal itu bisa membantu kesembuhan pasien.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-5.jpg)