Selasa, 5 Mei 2026

Virus Corona

Bukan Hanya Virus Corona, Banjir dan Letusan Gunung Berapi Juga Jadi Ancaman Indonesia

Pemerintah perlu memikirkan langkah-langkah untuk mengantisipasi bencana alam di saat pandemi Virus Corona

Tayang:
Twitter @bpptkg
gunung merapi erupsi 10/4/2020. 

Masyarakat juga tidak bisa berdagang dan bekerja karena perintah diam di rumah; sementara bantuan sosial belum optimal tersalurkan ke masyarakat, kata Pelin.

Selain itu, Pelin mengatakan masyarakat kesulitan untuk membeli masker.

"Di manapun untuk tempat pembelian, kita tidak dapat. Ke toko kita cari pun maskernya tidak ada. Dan juga di apotek-apotek sulit untuk dicari," tutur Pelin.

"Walaupun ada masker itu datang entah dari mana dibawa ke apotek dan toko, itu cepat habis. Jadi masyarakat di sini lebih banyak tidak pakai masker daripada pakai masker."

Pasien Positif Corona Tolak Diisolasi, Satgas Covid-19 Lakukan Negosiasi dengan Keluarga

Sulit jaga jarak di tengah banjir

Sementara pengalaman menjalankan protokol Covid-19 di saat bencana dirasakan Kepala BPBD Rejang Lebong Budianto.

Kabupaten di Provinsi Bengkulu itu baru-baru ini dilanda banjir dan tanah longsor yang merusak ratusan rumah warga dan menyebabkan kerugian kira-kira Rp1,5 miliar.

Budianto mengaku kesulitan membuat masyarakat tetap menjaga jarak di saat bencana.

"[Protokol Covid-19] diperhatikan, tapi dalam praktiknya enggak bisa full karena kondisinya memang darurat," ujarnya kepada BBC News Indonesia.

Selain itu, pihaknya juga kekurangan personel. Pasalnya, BPBD juga terlibat dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

"Jadi ada beban tambahan di saat yang sama kita harus mengakomodir yang banjir ini jadi ada sedikit kendala-kendala teknis di lapangan," tuturnya.

"Masyarakat juga berkumpulnya mendadak, mendesak, dalam arti mereka juga menyelamatkan harta-harta, barang-barang kan enggak bisa kita tunggu dulu. Mereka langsung spontan, begitu."

Ali, tokoh masyarakat di Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong yang terdampak banjir, mengatakan ia menyampaikan kepada masyarakat agar tetap mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan pemerintah daerah untuk mencegah penularan Covid-19.

"Mereka seperti ini, berkumpul, ada lima sampai tujuh orang menggunakan alat-alat kesehatan mereka kan seperti masker. Kalau ingin membagikan (bantuan) mereka menggunakan sarung tangan ... masih ikuti sistem yang udah disampaikan pemerintah daerah untuk mencegah penularan Covid," ujarnya.

Bagaimanapun, menurutnya, bencana banjir ini memperburuk kondisi masyarakat yang pendapatannya sudah berkurang karena wabah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved