Breaking News:

Geram Korea Utara Tak Mau Berunding, Korea Selatan Sebut Adik Kim Jong Un Sangat Kasar

Korea Utara mengancam Korea Selatan akan meningkatkan kehadiran pasukan tentaranya di daerah demiliterisasi.

(Yonhap/AFP)
Kim Yo Jong mendapat pengawalan ketat ketika mendarat di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018). Kim Yo Jong merupakan salah satu figur berpengaruh di Korea Utara, serta berstatus adik sang pemimpin saat ini, Kim Jong Un. 

TRIBUNPAPUA.COM - Korea Utara mengancam Korea Selatan akan meningkatkan kehadiran pasukan tentaranya di daerah demiliterisasi.

Diketahui sebelumnya Korut melakukan peledakan kantor penghubung Korut-Korsel yang meningkatkan kritik tajam dari Seoul, Rabu (17/6/2020).

Dilansir media Perancis AFP, Korea Utara menolak tawaran dari Presiden Korea Selatan, Moon Jae In untuk mengirim utusan agar melakukan perundingan.

Seoul membalas mengutuk Kim Yo Jong dengan menyebut ucapan wanita itu 'tidak masuk akal' dan 'sangat kasar'.

Sementara itu Juru bicara Gedung Biru, Yoon Do Han mengatakan, "Kami peringatkan, kami tidak akan lagi menoleransi tindakan dan ucapan tak masuk akal dari Korea Utara."

Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un dan Sosok di Balik Memanasnya Tensi Korea Utara dan Korea Selatan

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan ancaman Korea Utara akan merusak beberapa perjanjian antar Korea.

"Pihak Korea Utara sudah pasti akan bertanggung jawab atas berbagai tindakan yang dilakukan," demikian salah satu bunyi perjanjian tersebut.

Peledakan kantor penghubung di kawasan Industri Kaesong, tepat di seberang perbatasan di wilayah utara terjadi setelah Pyongyang mengecam keras Seoul tentang aktivitas para pembelot yang menyebarkan propaganda anti-Pyonyang dan Kim Jong Un.

Kegiatan di kantor itu sendiri telah ditangguhkan selama berbulan-bulan karena pandemi virus corona. Hubungan antar-Korea juga terhenti sejak gagalnya pertemuan puncak tahun lalu antara Korut dengan Amerika Serikat di Hanoi.

Rudal milik Korea Utara.
Rudal milik Korea Utara. (Tribun Kalteng/Daily Mail)
Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved