Breaking News:

44 Pasien Corona Tolak Isolasi di Rumah Sakit, Ketua Satgas Pamekasan: Kalau Meninggal Dianggap Aib

Sebanyak 44 pasien positif Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Pamekasan tidak mau menjalani isolasi di rumah sakit.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)
Ilustrasi - Pedagang pasar di Kebun Semai Palembang, Sumatera Selatan menjalani pemeriksaan rapid test setelah seorang pedangan meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, Selasa (26/5/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Sebanyak 44 pasien positif Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Pamekasan tidak mau menjalani isolasi di rumah sakit.

Mereka memilih untuk isolasi mandiri di rumahnya, dengan pantauan dari satgas Covid-19 di masing-masing kecamatan dan desa.

Ketua Satgas Penanganan Pasien Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, Syaiful Hidayat menuturkan, kesadaran masyarakat untuk menjalani isolasi dan perawatan Covid-19 di rumah sakit semakin menurun.

Penurunan kesadaran itu karena masyarakat menganggap bahwa corona bukan penyakit yang membahayakan.

"Atas kesadaran pasien sendiri, mereka tidak mau dirawat di rumah sakit. Kami sebagai tenaga medis tidak bisa memaksa mereka," ujar Syaiful Hidayat, saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (29/6/2020).

Pesta Ulang Tahun Berubah Mencekam, 18 Anggota Keluarga Terinfeksi Virus Corona: Sangat Menyedihkan

Syaiful menambahkan, enggannya pasien diisolasi di rumah sakit, juga karena didorong rasa malu dicap sebagai pasien Covid-19.

Orang yang terpapar Covid-19, menganggap dirinya dan keluarganya terkena aib.

Apalagi, sampai ada yang meninggal dunia di rumah sakit.

"Meninggal karena corona itu dianggap aib oleh masyarakat. Kalau meninggal di rumah sakit, mereka tidak mau dicap corona sehingga muncul peristiwa kemarin penghadangan dan pengambilan jenazah secara paksa," ungkap Syaiful.

Syaiful mengungkapkan, pasien positif Covid-19 dan keluarganya sudah dijelaskan risiko merawat mandiri di rumahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved