Breaking News:

Nasib 16 Peserta Seleksi CPNS Pemkot Bandung yang Tertipu Sudah Dapat SK, BKPP: Tidak Gugur

Menurut Yayan, 16 peserta yang tertipu datang ke BKPP membawa SK pengangkatan ada yang ditempatkan di Dinas Perhuhubungan bahkan di BKPP.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
CPNS 

TRIBUNPAPUA.COM - Adanya pandemi Virus Corona atau Covid-19, membuat Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Bandung terhenti.

Rencananya akan dilanjutkan Agustus untuk seleksi kompetensi bidang.

"Peserta seleksi CPNS semula 20 ribu , setelah seleksi kompetensi dasar menjadi 2.604 peserta, seleksi selanjutnya terhenti oleh covid 19, " ujar Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Bandung Yayan Briliyana di Balai Kota, Senin (20/7/2020).

Yayan mengatakan, seleksi kompetensi bidang digelar Agustus dengan menerapkan protokol kesehatan . 

Menurut Yayan, dari 2.600 peserta untuk menjaring 868 peserta sesuai kouta yang diberikan pemerintah pusat.

Yayan menyesalkan, sebelum seleksi kompetisi bidang dimulai sudah ada peserta yang memiliki Surat Keputusan (SK) CPNS bahkan ditempatkan di dinas.

"Ada 16 peserta seleksi CPNS yang tertipu oleh orang yang tidak bertanggungjawab, kasusnya kini dalam penyelidikan," ujar Yayan.

SKB CPNS 2019 Bakal Digelar September-Oktober 2020, Menpan RB: Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Menurut Yayan, 16 peserta yang tertipu datang ke BKPP membawa SK pengangkatan ada yang ditempatkan di Dinas Perhuhubungan bahkan di BKPP.

Yayan mengatakan, peserta yang tertipu masuk daftar yang 2.604 yang akan ikut seleksi kompetensi bidang.

"Walau sudah tertipu, 16 peserta masih boleh ikut seleksi karena SK palsu yang dipegang tidak meng gugurkan peserta," ujar Yayan.

Yayan minta kepada 2.604 agar berhati hati jangan percaya jika ada orang yang menjamin kelulusan CPNS.

Yayan juga mengingatkan kepada ASN Kota Bandung untuk jangan coba-coba menjaniikan kelulusan karena kelulusan CPNS oleh pemerintah pusat berdasarkan hasil seleksi.

"Bulan Februari 2020 ada dua wanita PNS dipecat tidak hormat karena terbukti menipu calon CPNS ," ujar Yayan.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved