Susuri Jalan Terjal, Ini Sensasi Upacara Bendera HUT ke-75 RI dalam Goa Sempit dan Minim Oksigen
Goa dengan kedalaman sekitar 25 meter di bawah permukaan tanah menjadi tempat upacara HUT ke-75 RI.
TRIBUNPAPUA.COM - Upacara HUT ke-75 RI dalam Goa Jlamprong, Padukuhan Mojo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta, Senin (17/8/2020) diikuti oleh puluhan orang.
Upacara dilakukan dengan oksigen yang terbatas karena berada di goa dengan kedalaman sekitar 25 meter di bawah permukaan tanah.
Sejak pagi belasan orang sudah tiba di Sekretariat Goa Jlamprong.
Suara kelelawar menyambut kedatangan para peserta upacara dengan suara khasnya. Jalanan terjal semakin ke dalam semakin gelap.
Sebelum memasuki ruangan upacara harus sedikit merangkak terlebih dahulu karena ruangan sempit.
• Jokowi Kenakan Baju Adat Timor Tengah Selatan saat Upacara di Istana, Ini Makna di Balik Busananya
Setelah sekitar 15 menit melakukan perjalanan, sampai di sebuah ruangan cukup luas. Bendera sudah terpasang diikat di batu gua tetapi belum dibentangkan.
Peserta upacara berisitirahat sebentar, sambil menunggu Inspektur Upacara Danramil 073 Semanu Kapten CRM Sutiyono dan rombongan Penewu Semanu Huntoro Purbo Wargono.
Upacara berlangsung khidmat dan sederhana. Suasana hening saat mengheningkan cipta. Suasana semakin hanyut dalam suasana sakral karena seluruh cahaya dimatikan.
Bagi yang belum terbiasa beraktivitas dalam goa akan terasa sesak karena oksigen yang minim.
Namun hal itu sudah diantisipasi panitia dengan membawa oksigen untuk disemprot dalam ruangan.
Bendera dikibarkan dengan cara dibentangkan ke kanan dan kiri.
Ruangan berukuran sekitar 12 meter persegi menjadi saksi semangat peserta upacara. Saat keluar sampai mulut Goa Jlamprong, peserta meneriakkan 'merdeka'
Penewu Semanu Huntoro Purbo mengatakan, dirinya baru pertama kali melakukan upacara di dalam goa.
Menurut dia, peringatan upacara dalam goa terasa berbeda dengan upacara biasanya.
• Indrian Puspita Rahmadhani, Pembawa Baki Bendera Merah Putih dalam Upacara HUT ke-75 RI di Istana
"Luar biasa sangat mengesankan, baru pertama kali. Perjalanannya sangat menantang. Yang paling penting upacaranya sangat sakral ya," ucapnya saat berbincang dengan Kompas.com seusai upacara.