Breaking News:

Belum Terima BLT Subsidi Gaji? Menaker Ungkap Kendala dan Beri Imbauan Ini untuk HRD Perusahaan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, berkomentar soal banyaknya subsidi gaji untuk pekerja yang hingga kini belum cair.

(Kemnaker via Tribunnews.com)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, berkomentar soal banyaknya subsidi gaji untuk pekerja yang hingga kini belum cair.

Ida Fauziyah meminta pihak pemberi perusahaan agar proaktif membantu para pekerja dalam proses pencairan subsidi tersebut.

"Kami imbau pemberi kerja atau perusahaan untuk membangun komunikasi dan dialog dengan para pekerja terkait data rekening pekerja," ujar Ida dalam keterangan resmi Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (7/9/2020).

Ia juga berharap perusahaan pemberi kerja, dalam hal ini HRD, memastikan agar karyawan yang sesuai syarat benar-benar mendapatkan hak subsidi.

Belum Terima BLT UMKM, Subsidi Gaji Rp 600 Ribu atau Kartu Prakerja? Ini yang Perlu Anda Cek

Menaker Ida Fauziyah saat melakukan rapat kordinasi bidang ketenagakerjaan dengan Kadisnaker tingkat Provinsi se-Indonesia secara virtual di Jakarta, Senin (3/8/2020).
Menaker Ida Fauziyah saat melakukan rapat kordinasi bidang ketenagakerjaan dengan Kadisnaker tingkat Provinsi se-Indonesia secara virtual di Jakarta, Senin (3/8/2020). (Humas Kemnaker)

"Guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening ke BPJS Ketenagakerjaan."

"Sehingga penyaluran subsidi gaji atau upah dan tepat sasaran," jelas Ida, dikutip dari Kompas.com.

Pemerintah sudah mencairkan tahap pertama subsidi gaji Rp 600.000 dalam bantuan BPJS sejak 27 Agustus 2020.

Pencairan subsidi gaji karyawan (BLT BPJS) dilakukan dilakukan bertahap hingga akhir September.

Menurut Ida, penyebab subsidi gaji itu tidak bisa disalurkan yakni adanya beberapa kesalahan dalam rekening penerima.

BLT Subsidi Gaji, Ini Imbauan Menaker Ida Fauziyah untuk Perusahaan

Bantuan senilai Rp 600 ribu tahap pertama cair mulai Kamis (27/8/2020) hari ini.
Bantuan senilai Rp 600 ribu tahap pertama cair mulai Kamis (27/8/2020) hari ini. (INSTAGRAM/@jelajahsolo-Tribunnews.com/Facundo Chrysna)

Seperti duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening telah dibekukan, hingga rekening tidak sesuai dengan NIK.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved