Keluarga Curiga dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, RSUD Lewoleba: Hasil Swabnya Positif
Sejumlah orang mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di Istalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Lewoleba, NTT.
Menurut Bernadus, tindakan itu membuat banyak pihak panik, khususnya rumah sakit dan pemerintah daerah.
Meski begitu, Bernadus telah berkomunikasi dengan keluarga pasien. Pihak rumah sakit juga telah memberikan edukasi kepada keluarga AHA.
"Pihak keluarga juga sudah terima kalau jenazah pasien itu dimakamkan sesuai protokol kesehatan. Tetapi, mengapa harus ambil paksa dan bawa ke rumah," ungkap Bernadus.
Bernadus menambahkan, pasien yang meninggal itu dirujuk dari Puskesmas Wulandoni dengan diagnosa menderita penyakit gerd, anemia, dan hipertensi terkontrol.
Tiba di ruang IGD RSUD Lewoleba, pasien itu dalam kondisi sakit berat dengan kesadaran yang menurun.
"Pukul 04.15 WITA, dilakukan rapid test antigen dan pengambilan sampel swab untuk pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM). Hasil pemeriksaan swabnya positif. Itu sesuai protap dan protokol kesehatan," jelasnya.
(Kompas.com/Nansianus Taris)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Kami Curiga Ada yang Tidak Beres, Makanya Kami Ambil Paksa dan Bawa Pulang Jenazah""
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/keluarga-mengambil-paksa-jenazah-pasien-positif-covid-19-dari-instalasi-gawat-darurat-igd.jpg)