Breaking News:

Polisi Jual Senjata ke KKB, Kapolda Papua: Cepat atau Lambat Oknum yang Terlibat Pasti Ditangkap

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, siapa pun yang terlibat dalam jaringan jual beli senjata dengan KKB akan ditindak.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Polda Maluku menahan dua anggota polisi yang diduga terlibat dalam jaringan penjualan senjata api ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua pada Minggu (21/2/2021).

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, siapa pun yang terlibat dalam jaringan jual beli senjata dengan KKB akan ditindak.

Menurut dia, aparat keamanan tidak akan tebang pilih dalam mengungkap kasus tersebut.

"Saya mau kasih tahu ke semuanya bahwa dalam era teknologi seperti ini, kita sudah melakukan upaya-upaya sedemikian rupa. Jadi lambat atau cepat, oknum-oknum yang terlibat penjualan senjata pasti dapat lipat (tangkap)," ujar Paulus di Jayapura, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Jual Senjata dan Amunisi ke KKB di Papua, 2 Anggota Polisi di Maluku Ditangkap

Tertangkapnya dua oknum polisi di Maluku, sambung Paulus, merupakan kerja bersama Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk untuk mengungkap jaringan tersebut.

Pengungkapan kasus jual beli itu akan terus dilakukan karena situasi keamanan di Papua tak akan kondusif selama KKB mendapat pasokan senjata dan amunisi.

"Itu terus (dikejar), hasil itu juga dari pengungkapan satgas kita," kata Paulus.

Paulus menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengungkap kasus penjualan senjata dari beberapa kelompok lain.

Pihaknya telah mengikuti aktivitas kelompok tersebut.

Baca juga: Kapolda Papua Lantik Kapolres Baru di 3 Wilayah Rawan KKB

"Rencana nanti ada pengungkapan kelompok Nabire, ada juga kelompok yang akan ke Sorong, lalu juga ke Ambon membawa senjata, itu sudah kita ikuti dan kami tidak akan ungkap di sini," kata dia.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved