Beri Imbauan ke Bupati dan Wabup, Kapolda Papua: Jangan Pergi ke Luar Daerah Terus setelah Dilantik
Para bupati dan wakil bupati di Papua diwanti-wanti untuk tak meninggalkan daerahnya setelah dilantik.
TRIBUNPAPUA.COM - Para bupati dan wakil bupati di Papua diwanti-wanti untuk tak meninggalkan daerahnya setelah dilantik.
Peringatan itu disampaikan oleh Kapolda Papua Inspektur Jenderal (Irjen) Mathius D Fakhiri.
Pasalnya, hal itu bisa berdampak terhadap pelayanan pemerintahan di wilayah tersebut.
"Jangan sampai setelah dilantik, kampungnya ditinggalkan, pergi ke luar daerah terus sehingga pelayanan pemerintahan menjadi macet," kata Irjen Fakhiri di Timika seperti dikutip dari Antara, Selasa.
Sebanyak 11 kabupaten di Provinsi Papua menggelar pilkada pada 9 Desember 2020.
Dari jumlah itu, sebanyak delapan kepala daerah sudah ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.
Baca juga: Tidak Boleh Kerja Santai, Sekda Papua: Kita Harus Gila untuk Bangun Papua
Sementara tiga di antaranya sudah dilantik sebagai kepala daerah definitif oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di Jayapura pada 3 Maret 2021.
"Nanti akan ada pelantikan lagi empat cabup-cawabup terpilih, sementara tiga daerah lainnya sementara sedang menyelesaikan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi, kalau tidak salah sidangnya tanggal 19 Maret sampai 27 Maret 2021," jelas Irjen Fakhiri.
Berdasarkan pertimbangan intelijen, kata Kapolda Papua, ada beberapa daerah yang dianggap rawan konflik.
Fakhiri pun telah meminta tambahan tiga satuan setingkat kompi (SKK) Brimob dari Mabes Polri untuk membantu Polda Papua mengantisipasi pengamanan di tiga daerah yang hasil pilkadanya sedang bersengketa di MK.
"Saya sangat berharap kejadian seperti di Asmat kemarin itu tidak terulang kembali. Tentu kami harus menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi potensi terjadi keributan pascaputusan MK," kata Irjen Fakhiri.
Baca juga: Kapolda Papua Bakal Buru KKB yang Sandera Pilot dan Penumpang Pesawat: Ini Teror Penerbangan Sipil
Kapolda Papua menegaskan, pilkada telah selesai.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat di semua kabupaten penyelenggara pilkada tetap duduk bersama menerima keputusan MK.
"Siapa pun yang diputuskan oleh MK sebagai pemenang, mari kita hormati itu. Kita bersama-sama mendorong pemimpin terpilih yang sudah dilantik maupun yang akan dilantik untuk bisa bekerja membangun daerahnya," kata Irjen Fakhiri.
Kapolda Papua berharap seluruh kepala daerah di Papua selalu hadir dan berada di wilayah masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/irjen-mathius-d-fakhiri-yang-akan-pimpin-pasukan-pemburu-kkb-papua.jpg)