Minggu, 12 April 2026

Viral Video Oknum TNI Bubarkan Hajatan secara Kasar dan Bentak-bentak Pemilik Acara, Ini Kata Dandim

Viral di media sosial aparat TNI membubarkan paksa hajatan di Dusun Tlogomulyo, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Grobogan pada Sabtu (20/3/2021) siang.

(TANGKAPAN LAYAR VIDEO WARGA)
Video pembubaran paksa hajatan pernikahan warga Dusun Tlogomulyo, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah oleh sejumlah anggota TNI viral di media sosial baru-baru ini. 

TRIBUNPAPUA.COM - Viral di media sosial aparat TNI membubarkan paksa hajatan di Dusun Tlogomulyo, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Grobogan pada Sabtu (20/3/2021) siang.

Hal ini karena adanya aturan pembatasan terkait pandemi Covid-19, sedangkan warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah nekat menggelar acara hajatan.

Namun tindakan tegas oknum aparat itu dibarengi dengan ucapan yang tidak pantas.

Viral di medsos

Aksi pembubaran hajatan itu sebelumnya viral di media sosial.

Tampak dalam video 26 detik itu, oknum TNI mengucapkan kata-kata yang tidak pantas.

"Kamu izin sama siapa ? Siapa yang kasih izin? Saya banting sekalian!" tegas salah seorang anggota TNI dalam video tersebut.

"Ini melanggar prokes semua. Tahu enggak? PPKM dibuat itu bukan untuk dilanggar!" ujar anggota TNI lainnya dengan membentak.

Baca juga: Kasus Anak yang Bunuh dan Bawa Kepala Ayahnya di Lampung Tengah, Pelaku Takut Disantet

Pemilik acara menyayangkan

Pemilik acara hajatan, Mukmin menyayangkan aksi anggota TNI yang bersikap kasar di acara pernikahan anaknya.

"Saya maklum, tapi jangan seperti itu caranya. Yang kami permasalahkan itu caranya. Yang namanya TNI itu pengayom masyarakat. kecuali saya membangkang. Kalau suruh bubar ya pasti bubar kok, apalagi dengan dengan cara baik-baik. Kami rakyat kecil itu menurut saja. Saat itu sebenarnya saya nazar hanya akan gelar upacara temu pengantin, setelah itu tak ada acara yang lain," tutur Mukmin.

Namun dirinya mengakui, memang menyalahi aturan dengan tetap menggelar pernikahan meski dilarang.

Pemangku hajat juga telah merelakan acara temu pengantin yang batal terlaksana.

Dandim minta maaf

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta membenarkan jika oknum TNI itu adalah anggotanya yang bertugas di Koramil Toroh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved