Viral Video Oknum TNI Bubarkan Hajatan secara Kasar dan Bentak-bentak Pemilik Acara, Ini Kata Dandim
Viral di media sosial aparat TNI membubarkan paksa hajatan di Dusun Tlogomulyo, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Grobogan pada Sabtu (20/3/2021) siang.
"Memang ada ucapan anggota saya yang terlalu keras karena faktor capek dan lain-lain," kata dia.
Baca juga: Fakta Kasus Anak Bunuh Ayahnya, Warga Histeris Pelaku Arak Kepala Korban Keliling Kampung
"Namun pembubaran sudah sesuai surat edaran dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Meski demikian saya dan kami sudah silaturahmi ke pemilik hajat serta mohon maaf jika ada yang kurang berkenan," ungkap Asman saat dihubungi, Selasa (23/3/2021).
Dia juga menegaskan bahwa acara hajatan memang melanggar regulasi yang sudah ditetapkan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Hajatan juga tidak ada izin dari Satgas Covid-19. Apalagi saat itu juga tidak memenuhi standar prokes Covid-19, baik dari jumlah orang, jarak maupun kelengkapan lainnya," kata Asman.
Dandim lakukan mediasi
Asman juga memastikan telah mempertemukan kedua belah pihak.
Menurutnya, baik pemilik acara maupun oknum anggota TNI itu sepakat untuk melakukan instropeksi diri masing-masing.
"Saat itu Pak Mukmin mengaku sedang bernazar hanya akan melaksanakan upacara temu pengantin dan setelah itu tidak ada acara lain. Namun anggota saya kan tidak tahu. Ke depan sosialisasi akan digencarkan dan kesamaan pemahaman antara satgas Covid-19 dengan masyarakat," pungkas Asman.
Berita viral lainnya klik di sini
(Kompas.com/ Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TNI Bubarkan Hajatan dengan Kasar dan Membentak-bentak, Dandim: Faktor Capek"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/video-pembubaran-paksa-hajatan-pernikahan-warga-dusun-tlogomulyo.jpg)