Minggu, 12 April 2026

KKB Papua

Dipukul Mundur dari Lapter Beoga, KKB Bakar Sekolah dan Rumah di Kampung Dambet

Setelah dipukul mundur Satgas Nemangkawi dari kawasan Lapangan Terbang (Lapter) Beoga, KKB kembali berulah di Kampung Dambet, Distrik Beoga.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Roifah Dzatu Azmah
Dok Humas Satgas Nemangkawi via Kompas.com
Personel Satgas Nemangkawi tengah melakukan pengamanan di Lapangan Terbang Beoga, Puncak, Papua, Kamis (15/4/2021) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Setelah dipukul mundur Satgas Nemangkawi dari kawasan Lapangan Terbang (Lapter) Beoga, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) justru kembali berulah di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu (17/4/2021) pagi.

Mereka melakukan pembakaran gedung Sekolah Dasar (SD) Dambet, rumah kepala suku dan beberapa rumah dinas guru.

"Benar ada aksi pembakaran yang dilakukan KKB namun tidak ada korban jiwa," ujar Kapolsek Beoga, Ipda Ali Akbar, saat ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Nilai Pengiriman Pasukan ke Papua Bukan Solusi, KontraS: Lebih Banyak Masyarakat Sipil Jadi Korban

Menurut dia, setelah menerima laporan kejadian tersebut, beberapa personel Satgas Nemangkawi diturunkan ke lokasi kejadian.

Jarak yang cukup jauh dari Kampung Dambet ke pusat Distrik Beoga membuat aparat keamanan tidak dapat melakukan upaya pencegahan.

"Jarak ke Kampung Dambek sekitar tiga kilometer ke Beoga dengan berjalan kaki," kata Ali Akbar.

Sebelumnya, pada Kamis (8/4/2021) sekitar pukul.09.30 WIT, KKB melakukan aksi penembakan di sebuah kios di Kampung Julugoma.

Akibatnya, Oktovianus Rayo, guru SD Impres Beoga tewas karena ditembak.

Tidak hanya di situ, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang kelas SMAN 1 Beoga.

Kemudian pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga di bagian dada.

Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021)
Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021) ((Dok Humas Polda Papua))

Korban yang sempat dibawa masyarakat ke Puskesmas Beoga akhirnya meninggal dunia.

Proses evakuasi jenazah baru bisa dilakukan karena KKB masih berada di Lapangan Terbang Beoga.

Kedua jenazah baru dapat dievakuasi ke Mimika pada Sabtu (10/4/2021) setelah Pemerintah Kabupaten Puncak membayar sejumlah uang tebusan kepada KKB untuk membiarkan pesawat masuk ke Bandara Beoga.

Lalu pada Minggu (11/4/2021) malam, KKB kembali berulah dengan membakar sembilan ruang SMPN 1 Beoga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved