KKB Papua

Kapen Kogabwilhan III Sebut OPM Sudah Frustasi, Sebarkan Kabar Lama soal TNI Membelot ke KKB

Kapen Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suriastawa menyebutkan bahwa ketiga front Organisasi Papua Merdeka (OPM) sudah frustasi.

(Istimewa)
Pesawat MAF dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Kapen Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suriastawa menyebutkan bahwa ketiga front Organisasi Papua Merdeka (OPM) sudah frustasi.

Lanjut dia, front politiknya frustasi karena upaya menggagalkan revisi UU Otsus tidak berhasil.

Front bersenjata frustasi karena posisinya makin terjepit dengan operasi penegakan hukum yang digelar Polri dibantu TNI.

Baca juga: 5 Fakta Sosok Paratu Lukius yang Membelot Gabung KKB Papua, Jadi Sasaran Utama Aparat

Front klandestinnya juga frustasi karena modusnya di bidang media sudah terbongkar.

Suriastawa mengatakan jurnalis dan media pro OPM aktif menyebar berita bohong dan memutar kejadian lama seolah baru saja terjadi.

"Kemarin media pendukung OPM memuat berita tentang kaburnya oknum prajurit TNI dari Yonif 410. Walaupun hal itu benar, tetapi kejadiannya pada 12 Februari 2021 yang lalu, bukan kejadian baru dan sudah diberitakan di media."

Baca juga: KKB Lerry Mayu Telepon Lekagak seusai Tembak Tewas Siswa SMA, Mengira Korban Prajurit TNI

"Oknum prajurit tersebut kabur dari pos tanpa membawa senjata dan sampai saat ini tidak jelas keberadaannya," kata Suriastawa.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat di Ilaga dan sekitarnya untuk lebih berhati-hati dan waspada akan aksi teror front bersenjata OPM yang saat ini sedang frustasi.

KKB Tembak Seorang Pelajar SMA

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi keji dengan menembak hingga tewas seorang pelajar SMA, Ali Mom (16) di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua pada Kamis (15/4/2021).

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Sabtu (17/4/2021) membenarkan kejadian tersebut.

"Almarhum Ali Mom dicegat, dibacok dan ditembak ketika mengantarkan pesanan pinang ke kampung Wuloni," kata Kapolres.

Baca juga: Ondofolo Sentani Yanto Eluay: Ulah KKB Mencoreng Wajah Adat Papua

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved