Selasa, 14 April 2026

Nelayan Enggan Melaut karena Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Manokwari Melonjak

Cuaca ekstrem dan nelayan yang tak melaut, berimbas pada kenaikan harga ikan di pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Cuaca ekstrem dan nelayan yang tak melaut, berimbas pada kenaikan harga ikan di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Cuaca ekstrem dan nelayan yang tak melaut, berimbas pada kenaikan harga ikan di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

"Kondisi seperti ini memang sudah pemicu kenaikan harga ikan di Pasar Sanggeng Manokwari," ujar Elia Mnsen, Koordinator Pasar Ikan Sanggeng Manokwari, kepada Tribun-Papua.com, Selasa (20/4/2021).

Elia mengaku banyak jenis ikan karang yang harganya mulai melonjak.

"Khusus ikan karang seperti kakap merah, putih, tengiri, bentong (oci), samandar dan lainnya itu memang mahal," ucapnya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Manokwari, Nelayan Enggan Melaut: Jika Hujan dan Ombak, Ikan-ikan Kurang

Cuaca ekstrem dan nelayan yang tak melaut, berimbas pada kenaikan harga ikan di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Cuaca ekstrem dan nelayan yang tak melaut, berimbas pada kenaikan harga ikan di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. ((Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun))

Harga ikan karang saat ini:

1. Ikan Kakap Merah : Rp80.000 hingga Rp100.000 per kg

2. Ikan Kakap Putih : Rp75.000 hingga Rp80.000 per kg

3. Ikan Tengiri : Rp100.000 per potong

4. Ikan Samandar : Rp80.000 per kg

Selain itu, lanjut dia, jenis ikan lain yang ikut naik di pasar Sanggeng Manokwari adalah bubara, dan beberapa jenis lagi.

"Beberapa hari ini memang volume tangkapan berkurang dan pasokan yang masuk di sini juga berkurang sehingga merembes ke harga ikan di pasar," tuturnya.

Baca juga: Insiden Dua Kelompok Warga Saling Serang di Manokwari, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Diketahui, nelayan setempat tak berani melaut karena cuaca buruk.

Sesuai informasi yang di dapat dari para nelayan, ketinggian gelombang mencapai 4 - 5 meter.

Selain itu, Elia juga mengungkapkan, beberapa bulan belakangan memang sempat terjadi kenaikan harga ikan yang cukup tinggi.

"Untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan sehingga kami pasok hasil tangkapan dari luar Manokwari seperti Kabupaten Wondama dan Kota Sorong," ungkapnya.

"Karena di Manokwari sedang terjadi kekosongan saat kebutuhannya (konsumen) meningkat," tuturnya. (*)

Berita lainnya terkait Manokwari

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved