KKB Papua

Situasi di Beoga Aman Kondusif Pascateror KKB, Kabid Humas Polda Papua: Diimbau Warga Tetap Waspada

Pasca-terjadinya aksi penembakan dan pembakaran sekolah serta rumah oleh KKB, situasi di Beoga, Kabupaten Puncak kini telah kondusif.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Humas Polda Papua)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Pasca-terjadinya aksi penembakan dan pembakaran sekolah serta rumah oleh Kelompok Kriminal Besenjata (KKB), situasi di Beoga, Kabupaten Puncak kini telah kondusif.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, Kamis (22/4/2021) mengatakan, setelahaksi penembakan terhadap 2 guru dan satu pelajar kemudian pembakaran sekolah yang ada di Beoga, kini situasi di Beoga sudah kondusif karena keberadan rekan-rekan dari TNI-Polri.

"Kami sangat menyayangkan peristiwa-peristiwa yang dilakukan oleh KKB yakni pembunuhan, pembakaran sekolah serta pembakaran rumah tokoh masyarakat dan kekerasan terhadap putra-putri asli di Beoga," katanya.

Warga di Kampung Beoga, Kabupaten Puncak, Papua kini bisa tersenyum kembali setelah rentetan teror yang dilakuakn Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Warga di Kampung Beoga, Kabupaten Puncak, Papua kini bisa tersenyum kembali setelah rentetan teror yang dilakuakn Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (akun Instagram @brimob_id)

Baca juga: Anaknya Tewas Ditembak KKB, Elminus: Saya Suarakan sampai ke Internasional, KKB Langgar HAM

Dia mengatakan, tindakan itu sangat disesalkan karena situasi di masa pandemi yang sedang menyusahkan saat ini, tetapi KKB malah melakukan tindakan kekerasan.

"Kami selalu mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap waspada ketika akan melaksanakan aktifitas, perhatikan situasi dan kondisi," ujarnya.

Ia berharap ada komunikasikan dengan aparat keamanan jika hendak melaksanakan perjalanan ke beberapa titik Pegunungan Tengah, agar bisa termonitor dan bisa dijaga oleh TNI-Polri di sana.

Sebelumnya, pada Kamis (8/4/2021) sekitar pukul.09.30 WIT, KKB melakukan aksi penembakan di sebuah kios di Kampung Julugoma.

Akibatnya, Oktovianus Rayo, guru SD Impres Beoga tewas karena ditembak.

Tak hanya itu, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang kelas SMAN 1 Beoga. Pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga dibagian dada.

Korban yang sempat dibawa masyarakat ke Puskesmas Beoga akhirnya meninggal dunia.

Kemudian pada Minggu (11/4/2021) malam KKB membakar Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation di Bandara Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak.

Penembakan diduga kembali dilakukan kelompok ini terhadap tukang ojek bernama Udin suku Bugis pada Rabu (14/4/2021).

Selanjutnya, pada Kamis (15/4/2021), KKB kembali berulah dengan menembak Ali Mom (16) di bagian kepala sebanyak dua kemudian dibacok di Kampung Tanggala, Distrik Ilaga.

Ali Mom adalah salah seorang siswa SMA Negeri 1 Ilaga yang bercita-cita hendak menjadi anggota TNI.

Berita lain seputar Papua

(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved