Breaking News:

Wabah ASF Masuk Papua Barat, Hewan Ternak Warga Manokwari dan Manokwari Selatan Mati

Wabah virus African Swine Fever (ASF) menyerang ternak warga di kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat.

(Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi Papua Barat)
Wabah virus African Swine Fever (ASF) menyerang ternak warga di kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Wabah Virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi, menyerang ternak warga di kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat.

Tim gabungan yang terdiri dari dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) kabupaten Manokwari, dinas Peternakan, Kesehatan Hewan Papua Barat, Stasiun Karantina Pertanian kelas l Manokwari dan Balai Besar Veteriner Maros Sulawesi Selatan pun diterjunkan untuk menyisir langsung perkampungan yang terdampak wabah.

Pengerahan tim ke setiap lokasi untuk pengobatan dan pengambilan sampel terkait kematian ternak babi yang terinfeksi oleh Virus ASF.

"Wabah ASF di Papua Barat sudah sejak awal bulan April sampelnya sudah dikirim ke Maros dan hasilnya positif," ujar ujar Atus Sayori, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi Papua Barat, kepada Tribun-Papua.com, Kamis (22/4/2021)

Baca juga: Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT, Seluruh ASN Provinsi Papua Barat Gelar Apel Luar Biasa

Kata dia, saat ini tim juga bergegas untuk mengambil sampel yang kedua di Manokwari dan Manokwari Selatan.

"ASF itu sendiri jenis baru di Papua Barat yang menyerang ternak babi terutama di kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan," ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, wabah ASF sendiri pernah terjadi di Kalimantan dan baru muncul lagi di Papua Barat.

"Kalau kabupaten Manokwari sendiri paling banyak dijumpai seperti distrik (kecamatan) Tanah Rubuh, Warmare dan Manokwari Barat," tuturnya. "Ternak babi masyarakat di kedua daerah ini hampir habis (mati)."

Dengan kondisi seperti ini, Atus menghimbau bagi masyarakat agar segera membersihkan kandang dan lainnya.

"Untuk Manokwari sendiri sekitar 450 sudah terkena virus ASF, dan Manokwari Selatan hampir semua babi mati," ungkap dia.

Berita lain Papua Barat

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved