Palapa Ring Sudah Diresmikan Sejak 2018, Papua Barat Masih Ada Blank Spot
Walaupun sudah dijangkau oleh palapa ring (fiber optik), Papua Barat hingga kini masih banyak wilayah yang terjadi blank spot.
Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roifah Dzatu Azmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUN-PAPUA.COM - Walaupun sudah dijangkau oleh palapa ring (fiber optik), Papua Barat hingga kini masih banyak wilayah yang terjadi blank spot.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Barat, Frans Pieter Instia mengungkapkan untuk daerah ini seharusnya tak lagi ada blank spot (gangguan jaringan).
"Setelah Palapa Ring (Fiber Optik) diresmikan 2018 lalu untuk wilayah Timur Indonesia (Maluku Papua), secara logika kawasan blank spot sudah harus terbuka," ujar Frans, kepada Tribun-Papua.com, Selasa (27/4/2021).
"Tetapi kenyataannya hingga saat ini Papua Barat masih blank spot, daerah belum belum terbuka oleh akses internet."
Baca juga: Melawan, Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Papua Ditembak Polisi
Saat ini, kata Frans palapa ring sudah disediakan hanya saja tinggal para operator memanfaatkan peluang itu.
"Saat ini kami sedang memfasilitasi kabupaten Pegunungan Arfak untuk menarik jaringan fiber optik tersebut naik kedalam kota," ucapnya.
Kedepannya, tidak ada lagi alasan pihaknya mewajibkan semua untuk bekerja dengan sistem aplikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ketua-pejabat-pengelola-informasi-dan-dokumentasi-ppid.jpg)