Kamis, 18 Juni 2026

Gandeng PMI, RSUD Jayapura Luncurkan Program Donor Plasma Konvalesen

RSUD Jayapura bekerja sama dengan PMI Jayapura meluncurkan Donor Plasma Konvalesen di rumah sakit tersebut, Selasa (11/5/2021).

Tayang:
Penulis: Musa Abubar | Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua/Musa Abubar)
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jayapura meluncurkan donor plasma konvalesen di rumah sakit tersebut, Selasa (11/5/2021). 

"Kita bukan hanya difasilitasi alat donor plazma konvalesen saja dari Kemenkes tetapi ada fasilitas penyimpanan yang kapasitasnya besar, plasma ini disimpan dalam bentuk beku," katanya.

"Kita bersyukur karena ini adalah satu-satunya alat di Papua. Alat ini juga bisa digunakan untuk pasien-pasien yang lain misalnya butuh trombosit, butuh elitrosit kita bisa bantu dengan peralatan ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Aloysius mengatakan plasma konvalesen harus melalui beberapa proses terlebih dahulu sebelum bisa digunakan.

tahap yang harus dilalui adalah tahap pengujian, pencocokan antara pendonor dengan penerima donor.

Untuk proses tersebut kurang lebih memakan waktu satu hingga dua jam.

Untuk mendapatkan plasma konvalesen ini, pasien umum akan dipungut biaya, sementara untuk pasien orang asli Papua akan dicover karena nominalnya yang cukup besar.

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 di Papua Barat Menurun, Gugus Tugas Minta Warga Tetap Taat Prokes: Jangan Lengah

Biaya yang harus dikeluarkan untuk plasma konvalesen ini sekitar Rp 4,7 juta.

"Biayanya cukup besar, dari kantongnya saja memang sangat mahal, jadi selama ini untuk beberapa pasien kita datangkan dari RSPAD Jakarta," ujar Aloysius.

"Tetapi kita bersyukur karena hari ini kita bisa membuat komponennya sendiri dan banyak menolong pasien-pasien kritis setelah pemberian plasma konvalesen," katanya.

Menurut Aloysius penggunaan plasma konvalesen jauh lebih murah dibanding menggunakan obat lantaran efektivitasnya jauh lebih besar.

"Dalam plasma itu bukan hanya ada antibodi saja, tetapi ada antiinflamasi peradangan yang recovernya baik sehingga pasien tidak jatuh dalam keadaan yang lebih buruk, sudah banyak bukti pasien yang kondisinya baik setelah pemberian ini."

Aloysius menambahkan, ada 10 tenaga teknisi yang mengoperasikan alat donor plasma konvalesen dibantu tiga teknisi dari PMI Kota Jayapura.

"Jadi, kita ini tidak berdiri sendiri tetapi kita bekerjasama dengan PMI Kota Jayapura," ujarnya. (*)

Berita lainnya terkait Covid-19 di Papua

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved