Breaking News:

TNI-Polri Perketat Pengamanan setelah KKB Ancam Tembak Mati Pendatang di Papua

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya berusaha optimal untuk memberikan kedamaian di tanah Papua dari ancaman KKB

Editor: Claudia Noventa
Warta Kota/ Budi Sam Law Malau
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, aparat TNI-Polri akan berusaha optimal untuk memberikan kedamaian di tanah Papua dari ancaman kelompok teroris KKB. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pengamanan di wilayah Papua akan diperketat setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) memberikan ancaman akan menembak mati pendatang atau orang non Papua.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, aparat TNI-Polri akan berusaha optimal untuk memberikan kedamaian di tanah Papua dari ancaman kelompok teroris KKB.

Selain itu, Brigjen Rusdi Hartono meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan ancaman gangguan keamanan kelompok KKB Papua.

"Yang jelas, ketika melihat gangguan-gangguan seperti ini, TNI Polri terus berupaya secara optimal. Bagaimana gangguan-gangguan itu bisa ditangani dengan baik," kata Rusdi kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

"Pasti akan seperti itu, ketika ada gangguan pasti TNI dan Polri bersama instansi yang lainnya akan menangani gangguan tersebut," lanjutnya.

Baca juga: KKB Nyatakan Wilayah Ilaga sebagai Zona Perang, Polri Tegaskan Papua Bagian NKRI: Mereka Itu Siapa?

Baca juga: Hilangnya Internet di Jayapura Buat Warga Merasa seperti Hidup 10 Tahun Lalu: Aktivitas Terbatas

Baca juga: Ungkap Kendala Perbaikan Kabel Laut yang Putus Jaringan Internet, Menkominfo: Masih Butuhkan Waktu

Sebagai informasi, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) memberikan ultimatum kepada pendatang atau bukan orang asli Papua (OAP) yang bekerja di tanah Cendrawasih.

TPNPB-OPM mengancam akan langsung menembak mati jika melihat ada non-Papua yang bekerja di daerah konflik.

Untuk itu, mereka meminta seluruh non-Papua keluar dari daerah konflik.

Adapun daerah konflik yang dimaksudkan di daerah Puncak Papua, Intan Jaya, dan Ndugama.(*)

Berita terkait KKB Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Aparat Bakal Perketat Pengamanan Menyusul Ancaman KKB Serang Pendatang di Papua

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved