Breaking News:

KKB Papua

Jejak KKB Marion Tabuni, Gabung Diajak Nau Waker hingga Lakukan Penembakan di PT Freeport

Satu anggota teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Marion Tabuni masuk DPO ditangkap Tim Satgas Penegakan Hukum Operasi Nemangkawi.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Kontributor Tribunnews.com, Banjir Ambarita)
Tiga karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) ditembaki orang tak dikenal (OTK) di Gedung Perkantoran PTFI Kuala Kencana sekitar pukul 14.00 WIT, Senin (30/3/202020). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Satu anggota teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Marion Tabuni (MT) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ditangkap Tim Satgas Penegakan Hukum Operasi Nemangkawi.

MT kerap terlibat serangkaian aksi teror di area PT Freeport Indonesia, Tembagapura dan di Ilaga.

Hal ini diungkapkan Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dalam keterangan persnya di Timika, Jumat (11/6/2021).

"Kami sudah mendeteksi adanya keberadaan MT di Timika melalui informasi intelijen," kata Era didampingi Wakapolres Kompol Sarraju.

Baca juga: Tercatat dalam Sebulan, Aparat Lumpuhkan 15 Anggota KKB dan 4 Lainnya Tewas Tertembak

MT ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Kota Timika, Mimika, Papua, Kamis (10/6/2021) malam.

"Melihat pergerakan MT, tim langsung mengadangnya dan menangkapnya.Yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan, sehingga kita langsung bawa ke Polres Mimika," ujar Era.

Dikatakan Era, polisi sudah lama memantau pergerakan MT, baik sejak di Tembagapura, Ilaga maupun Lani Jaya.

Menurut Era, MT merupakan anggota KKB pimpinan Almarhum Ayub Waker yang kemudian dilanjutkan oleh Guspi Waker.

Sejak 2017, MT bersama dengan kelompok dari Ugimba melakukan serangkaian aksi teror.

"MT bergabung dengan KKB karena diajak oleh Nau Waker, pelaku gangguan keamanan di Beoga dan Ilaga," tutur Era.

Baca juga: Minta BIN Pakai Strategi Perang Gerilya Hadapi KKB Papua, Megawati: Mereka Tahu Jalan-jalan Tikus

 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved