Breaking News:

Sambut PON XX 2021, Aneka Batik Papua Exclusive Luncurkan Model Maskot Kangpho dan Drawa

Aneka Batik Papua Exclusive terletak di Jalan Raya Abepura-Sentani, Kotaraja, merupakan salah satu pusat aneka batik terlengkap di Kota Jayapura.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
BATIK PAPUA - Karyawan Aneka Batik Papua Exclusive saat menunjukkan batik bermotif PON XX Papua. Gerai tersebut terletak di Jalan Raya Abepura-Sentani, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara   

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAAneka Batik Papua Exclusive menghadirkan produk batik berbahan katun guna sambut momen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua bermotif maskot PON.

Pengelola outlet, Fuad Jordan (37), mengatakan pihaknya sedang berfokus untuk menyiapkan produk batik bertema PON.

"Di outlet kami, sudah tersedia model batik khas PON XX 2021 dari jenis katun dan sutra dan kedepannya akan diproduksi lebih banyak motif dan desain," kata Fuad saat ditemui Tribun-Papua.com, Senin (14/6/2021).

Aneka Batik Papua Exclusive terletak di Jalan Raya Abepura-Sentani, Kotaraja, merupakan salah satu pusat aneka batik terlengkap di Kota Jayapura.

Pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi baju batik khas Papua dengan motif kearifan lokal, seperti Burung Cenderawasih, rumah honai, alat musik tifa, model patung Suku Asmat, hingga sosok Orang Asli Papua (OAP).

Secara khusus untuk event PON XX 2021, Aneka Batik Papua Exclusive menghadirkan koleksi baju batik bergambar logo dan maskot PON yakni Kangpho dan Drawa. 

Kangpho adalah satwa endemik Papua yakni, Kuskus. Sedangkan Drawa merupakan Burung Cenderawasih jantan.

“Untuk harga batik yang dijual bervariasi, sesuai jenis bahannya,” ujarnya.

Jenis kain batik cetak berbahan katun dan tissue dijual Rp 50 ribu, kain batik tissue seharga Rp 50 ribu hingga Rp 95 ribu per satu meternya.

Untuk produk baju batik, harganya juga bervariasi, mulai dari baju batik berbahan katun dibanderol dari harga Rp 225 ribu-Rp 550 ribu dan baju batik dengan bahan tissue seharga Rp 275ribu-Rp 350 ribu.

“Artis Nia Zulkarnaen pernah datang untuk membeli baju batik di sini,” ungkap Fuad.

Fuad menjelaskan pihaknya sedang melakukan persiapan, terkait kesediaan stok baju batik dengan berbagai motif dan corak khas Papua, khusus ikon-ikon PON.

“Kami produksinya secara terbatas untuk baju batik motif tertentu dan bersifat limited edition,” katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved