Breaking News:

KKB Papua

Ketua DPRD Tolikara Diseret dalam Dugaan Sosok yang Suplai Dana ke KKB Lekagak Telengen

Satgas Nemangkawi mengungkapkan ada dugaan oknum Ketua DPRD Tolikara terseret dalam memberikan uang ke KKB di Papua.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Puspen Mabes TNI)
Seorang pelajar tingkat SMA bernama Ali Mom (16) tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Satgas Nemangkawi mengungkapkan ada dugaan oknum Kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Tolikara berinisial SAW memberikan uang ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Keterlibatan SAW terungkap setelah penangkapan Neson Murib di Kabupaten Puncak Jaya pada Senin (13/6/2021).

Polisi menduga uang tunai Rp 370 juta yang disita dari Neson, akan digunakan untuk membeli senjata api dari seseorang.

"Kami masih lakukan penyidikan terkait bukti transaksi yang ditemukan, termasuk benar atau tidaknya aliran dana ke Lekagak Telenggen," kata Kepala Satgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusy kepada Tribun-Papua.com, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Oknum Kader Partai NasDem Diduga Suplai Dana ke KKB, Polisi: Ada Bukti Transfer

Oknum kader NasDem yang dimaksud berstatus Ketua DPRD Tolikara.

Kini, pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam.

Penelusuran penyidik, lanjut Iqbal, uang senilai Rp 370 juta diserahkan SAW kepada Neson Murib di Hotel Metta Star Waena, Kota Jayapura, pada pertengahan April 2021.

"Uang itu diterima Neson Murib secara langsung," katanya.

Selain uang tunai, polisi juga menemukan catatan bantuan Pemerintah Kabupaten Puncak Rp 600 juta untuk pimpinan KKB, Lekagak Telenggen, pada 6 Februari 2021.

Catatan penolakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, juga ditemukan dari tangan Neson.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved