Rabu, 6 Mei 2026

LIPSUS MENCARI PENGGANTI KLEMEN TINAL

Siapa Pengganti Klemen Tinal? Demokrat Tunggu Titah Lukas Enembe

Bapa gubernur balik sekitar bulan Juli minggu pertama ke Papua, jadi kita menunggu saja, sudah beliau balik baru mulai diskusi

Tayang:
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Papua.go.id
Gubernur Papua Lukas Enembe 

Laporan Wartawan TribunPapua.com: Calvin Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Partai Demokrat Papua masih menunggu titah dan petunjuk dari Ketua DPD Demokrat Papua, sebelum menentukan siapa sosok pengganti mendiang Wakil Gubernur Klemen Tinal (1970-21 Mei 2021). 

Sang Ketua DPD Demokrat Papua adalah Lukas Enembe (53 tahun). Demokrat adalah pengusung utama pasangan Lukas Enembe - Klemen Tinal, di Pilgub Papua, 2018 lalu.

Pasangan Lukas - Klemen (Lukmen) termasuk awet di Papua.

Duo mantan bupati dari pegunungan tengah Papua ini, sudah tandem sejak 2013 lalu.

Lukas bupati dua periode di Puncak Jaya. Klemen juga dua periode jadi Bupati Mimika. 

Partai Koalisi di Papua Tak Buru-buru Cari Pengganti Klemen Tinal

Hingga pekan ketiga Juni 2021,  Enembe, masih dirawat di Mount Elizabeth Hospital, Singapura.
Kala kabar duka meninggalnya Wakil  Klemen datang, kondisi kesehatan Enembe masih labil.

Ia masih dalam perawatan intensif pada VIP rumah sakit di kawasan Orchad Park, negeri Singa itu.

Sementara, Klemen meninggal di RS Abdi Waluyo, Gondangdia, Menteng, Jakarta Selatan, dua puluh tujuh hari lalu, Jumat (21/5/2021).

Hingga awal Juni 2021, M Rivai Darus, juru bicara Lukas, mengabarkan, kondisi kesehatan atasannya terus membaik. “Semoga awal Juli, ini bisa kembali ke Tanah Air,” kata Darus.

Kabar membaiknya kondisi kesehatan Enembe, juga dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris DPD Partai Demokrat Papua, Boy Markus Dawir. Kepada TribunPapua.com, Sabtu (12/6/2021) lalu, Boy mengkonfimasi, atasan partainya baru balik ke Kota Jayapura, pekan pertama Juli 2021.

PAPUA BANGKIT - Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh saat menghadiri kampanye pasangan Luken (Lukas Enembe-Klemen Tinal) di Pilkada Gubernur Papua, di Jayapura, November 2018 lalu. Pasangan berjuluk Koalisi Papua Bangkit ini diusung aliansi 10 partai politik. Sejak akhir Mei, koalisi mencari pengganti Klemen Tinal.
PAPUA BANGKIT - Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh saat menghadiri kampanye pasangan Luken (Lukas Enembe-Klemen Tinal) di Pilkada Gubernur Papua, di Jayapura, November 2018 lalu. Pasangan berjuluk Koalisi Papua Bangkit ini diusung aliansi 10 partai politik. Sejak akhir Mei, koalisi mencari pengganti Klemen Tinal. (courtesy_humas_koalisi_bangkit_papua)

Warga Sentani Berharap Tribun Papua Hadir di Pelosok

Baru, sekembali dari perawatan panjang di Singapura itulah, pengurus Demokrat Papua, akan membahas mekanisme dan siapa penduduk kursi orang nomor dua di Kantor Gubernur Papua.
“Bapa gubernur balik sekitar bulan Juli minggu pertama ke Papua, jadi kita menunggu saja, sudah beliau balik baru mulai diskusi,” katanya.

Boy menjelaskan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua  belum menggelar rapat dan konsolidasi soal kursi wagub. "Kita di Fraksi maupun Partai belum bahas, karena masih menghormati Pak Klemen yang baru saja meninggal," ucapnya saat dihubungi wartawan Tribun-Papua.com melalui telepon seluler Jumat (12/6/2021).

Boymenambahkan pihaknya belum mau terburu-buru sebab menghormati kebiasaan adat di suku Pegunungan Papua.  “Beliau itu tokoh Papua, jadi kita harus menghormati dan menghargai walaupun ketentuan perundang-undangan itu ada cuma kita sendiri Demokrat belum untuk mau membicarakannya" ungkapnya.

Meski demikian, Demokrat mengakui,  pihaknya sudah berkomunikasi informil dengan sejumlah elite partai koalisi pendukung Lukmen. Dia menyebut, Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Papua, Mathius Awoitauw, sudah menghubunginya.

Mata Lokal Menjangkau Indonesia

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved