Minggu, 7 Juni 2026

PILKADA YALIMO PAPUA

Polda Papua Segera Kirim Brimob ke Yalimo

Situasi Kabupaten Yalimo semakin mencekam pasca putusan MK yang berdampak pada pembakaran beberapa kantor pemerintah dan pertokoan di Kabupaten Yalimo

Tayang:
Penulis: Ri | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Suasana aksi pembakaran perkantoran dan fasilitas lainnya di Elelim, ibu kota Kabupaten Yalimo, Selasa (29/6/2021) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ridwan Abubakar

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Situasi Kabupaten Yalimo semakin mencekam pasca putusan MK yang berdampak pada pembakaran beberapa kantor pemerintah serta pertokoan di Kabupaten Yalimo, Selasa (29/6/2021) sore.

Kabag Ops Polres Yalimo, AKP Agus Tianto menjelaskan hingga saat ini situasi di Elelim Ibukota Yalimo masih mencekam

"Anggota ada siaga dilapang," kata Agus saat dikonfirmasi melalui telepon seluler Selasa (29/6/2021).

Baca juga: MK Diskualifikasi Pasangan Erdi-John Wilil pada Pilkada Yalimo Papua

Agus menjelaskan Polda Papua akan mengirim pasukan guna ke Yalimo membackup pengamanan

"Rencana besok atau lusa, Polda akan kirim pasukan Brimob kesini," ujarnya.

Akibat dari keputusan Mahkama Konstitusi yang mendiskualifikasikan paslon bupati dukunganya, Erdi Debi dan Jhon Willi di Pilkada Yalimo.

Baca juga: Kabaintelkam Mabes Polri Minta Penyelenggara Pemilu Transparan dan Independen saat PSU Yalimo

Keputusan tersebut ditetapkan oleh Ketua MK Anwar Usman dalam sidang putusan yang disiarkan secara daring, Selasa (29/6/2021).

"Menyatakan diskualifikasi calon bupati pasangan nomor urut satu yaitu Erdi Dabi dan Pasangan Calon Bupati Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo," kata Anwar.

Anwar mengatakan keputusan tersebut dikarenakan pasangan calon tersebut tidak memenuhi syarat sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo Tahun 2020. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved