MANFAAT BAYAM MERAH
Tips Singkat Merawat Bayam Merah di Rumah
Merawat tanaman menjadi kegiatan yang sering dilakukan banyak orang, tergantung apa yang menjadi kegemaran masyarakat
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Merawat tanaman menjadi kegiatan yang sering dilakukan banyak orang, tergantung apa yang menjadi kegemaran masyarakat.
Spesies dan jenis tanaman yang dipilih pun beragam mulai dari tanaman hias daun dan tanaman cantik iresine herbstii.
Iresine herbstii atau dikenal bayam merah merupakan tanaman yang cantik untuk diletakkan di taman dan di dalam ruangan.
Baca juga: 8 Manfaat Bayam Merah bagi Kesehatan Anda
Tanaman ini memiliki 30 spesies yang berasal dari Amerika Selatan, terutama Brazil. Tanaman ini dapat tumbuh kecil, menengah, hingga besar.
Selain daun yang berwarna merah ini, cukup terkenal karena memiliki aneka nama seperti daun darah dan tanaman ampela ayam.
Tanaman ini lebih umum berada di belahan bumi selatan, yang menjadikannya hal baru di belahan bumi utara.
Nah, bagi anda yang tertarik menanam dan merawatnya, berikut ini sejumlah perawatan bayam merah.
Baca juga: Manfaat Bayam Merah bagi Kesehatan Tubuh
Meski dapat ditanam, baik di luar maupun dalam ruangan, bayam merah sangat susah dirawat di luar ruangan karena membutuhkan kelembapan.
Jika Anda tinggal di daerah yang rentan terhadap suhu lebih dingin, tanamlah iresine sebagai tanaman hias atau simpan dalam wadah dan pindahkan ke dalam ruangan saat suhu turun.
Ketika tumbuh di luar ruangan dalam kondisi tepat, bayam merah dapat tumbuh setinggi satu meter.
Namun, di dalam ruangan, kemungkinan tingginya akan tetap antara 30 dan 45 sentimeter dengan daun merah yang panjangnya mencapai 10 sentimeter.
Baca juga: Simak Manfaat Rebusan Air Cengkeh untuk Kesehatan Tubuh
Tanaman yang lebih kecil cenderung tumbuh subur di tempat teduh sebagian, tetapi saat tumbuh mereka dapat mentoleransi lebih banyak cahaya.
Bayam merah pada dasarnya adalah tanaman margin. Artinya, tanaman ini tumbuh di tepi hutan dan dapat menahan berbagai tingkat cahaya.
Tanaman ini juga dapat mentoleransi lebih sedikit cahaya saat suhu sedang rendah. Jadi, jangan letakkan terlalu dekat dengan jendela.
Baca juga: Matoa Buah Khas Papua Kaya Akan Manfaat Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/hias.jpg)