Breaking News:

LAWAN COVID 19

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Gubernur Papua Barat Kumpul Tokoh Agama

Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan menggelar rapat dengan tokoh agama di daerah itu guna membahas antisipasi penyebaran Covid-19.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Musa Abubar
TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan menggelar rapat dengan tokoh agama di daerah itu guna membahas antisipasi penyebaran Covid-19.

Gubernur Dominggus menyebutkan hasil rapat yang dilakukan hari ini bertujuan untuk mengatur kembali aktivis ibadah dimasa pandemi corona.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) rencananya akan dimulai pada Senin 5 Juli 2021.

Baca juga: Pemkot Jayapura Akan Tindak Tegas Pelaku Usaha yang Langgar PPKM

"Kita sudah bertemu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), untuk meminta dukungan, dan harus diatur," kata Dominggus kepada awak media di Manokwari, Kamis (1/7/2021).

"Apapun pilihannya, kita akan kembalikan ke mereka. Yang jelas protokol kesehatan harus diterapkan," ujarnya.

Untuk kegiatan keumatan, kata dia, dalam waktu dua minggu ini, diharapkan agar ditunda.

Baca juga: Beasiswa Siswa Unggul Papua 2021 Resmi Dibuka, Ini Persyaratan dan Tahapan Seleksinya

"Yang jelas menghadirkan kerumunan itu ditunda dulu, apakah dua minggu ini dari angka positif 1.101 turun atau tidak?," katanya.

Dia berharap, selama pemberlakuan PPKM di Papua Barat, dua minggu ini angka kesembuhan bisa lebih banyak.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Papua Barat, Pdt Sadrak Simbiak menyambut baik penerapan protokol kesehatan ditempat ibadah.

Baca juga: Pemkot Jayapura Akan Tindak Tegas Pelaku Usaha yang Langgar PPKM

"Kami mendukung keputusan yang diambil oleh pemerintah, sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19," ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, kedepannya akan diimplementasikan di masing-masing lembaga, agama, yang kaitannya dengan pelayanan peribadatan.

"Kita akan mendiskusikan hal ini dan kemudian akan menjadi langkah bersama dan nantinya dikembalikan ke masing-masing lembaga agama," kata Simbiak.

"Saya sudah berkomunikasi via telepon, segera kita kumpulkan dan membahas hasil pertemuan hari ini," ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi seperti ini tak bisa ditunggu-tunggu, FKUB harus segera mengambil langkah.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved