Breaking News:

LAWAN COVID 19

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Lambert Jitma Resmi Berlakukan PPKM di Sorong

Pemerintah Kota Sorong, secara resmi memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Wali Kota Sorong Lambert Jitmau saat menggelar jumpa pers bersama awak media di Sorong. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Tren kasus terkonfirmasi positif covid-19 meningkat, Pemerintah Kota Sorong, secara resmi memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal ini disampaikan, Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau, Rabu (7/7/2021).

Kata Lambert, semuanya menginginkan agar musibah ini segera berakhir.

Baca juga: Satgas Covid-19 Klaim Pasien Sembuh Meningkat Setelah PPKM di Papua Barat

"Namun keinginan itu agak jauh dari kenyataan yang terjadi, karena virus covid-19 kembali meningkat di dua minggu ini," ucapnya.

Sehingga, pihaknya harus mengeluarkan edaran PPKM bagi Kota Sorong, selama 14 hari, berdasarkan pertemuan bersama semua pihak.

Tak hanya itu, Jitmau juga mengaku, berdasarkan informasi hingga saat ini ada sejumlah rumah sakit yang telah penuh.

"Dalam situasi yang menegangkan ini, saya perintahkan agar segera kembali membuka Diklat di Kampung Salak, Kota Sorong," tuturnya.

Pasalnya, kata Jitmau, langkah tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Sorong.

Baca juga: Tempat Hiburan Malam di Manokwari, Papua Barat, Abaikan Prokes dan PPKM

"Jadi surat edaran ini banyak hal yang telah dilakukan pada 2020, sementara tim hanya menambah saja beberapa," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved