Breaking News:

Warga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 dari Nakes, Bupati Kuningan: Tolong, Kami Tidak Main-main

Viral di media sosial, adanya kasus pengambilan paksa jenazah pasien positif Covid-19 oleh pihak keluarga.

Editor: Claudia Noventa
YouTube metrotvenews
sejumlah warga di Kungingan, Jawa Barat yang mengambil paksa jenazah keluarganya yang dinyatakan positif Covid-19 dari RS KMC, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, adanya kasus pengambilan paksa jenazah pasien positif Covid-19 oleh pihak keluarga.

Peristiwa ini dilakukan sejumlah warga di Kungingan, Jawa Barat yang mengambil paksa jenazah keluarganya yang dinyatakan positif Covid-19 dari RS KMC, Rabu (7/7/2021).

Dalam video singkat tersebut, pihak keluarga tidak terima jenazah yang diketahui seorang wanita dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Dalam Sehari 200 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Rorotan DKI, Petugas Sampai Kewalahan

Dilansir TribunWow.com, video berdurasi 30 detik itu menampilkan korban dikeluarkan dari kamar jenazah oleh keluarga.

Sejumlah anggota keluarga lain telah menunggu di selasar dan siap dengan mobil bak terbuka atau pick up.

Beberapa anggota keluarga menangis histeris.

Di antaranya  mengatakan bahwa rumah sakit tidak mau menyediakan ambulans.

Pasalnya, keluarga tidak mau jenazah wanita tersebut dimakamkan secara potokol Covid-19.

Baca juga: Viral Satpol PP Semprot Warung Pelanggar PPKM, Wali Kota Semarang Tegur Keras: Masih Ada Cara Lain

Warga enggan jenazah dimakamkan secara protokoler lantaran merasa keluarganya bukan pasien Covid-19.

Direktur RS KMC Kuningan, Ode Aman Suhati buka suara terkait insiden tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved