Breaking News:

LAWAN COVID19

Manokwari dan Sorong di Papua Barat Masuk Daftar PPKM Darurat

Pernyataan ini, menyusul arahan dari Mendagri, Menko Perekonomian, Menteri Kesehatan, dan Menteri Agama terkait penetapan PPKM Darurat.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan saat ini Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong masuk dalam lima daerah Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Indonesia.

Pernyataan ini, menyusul arahan dari Mendagri, Menko Perekonomian, Menteri Kesehatan, dan Menteri Agama terkait penetapan PPKM Darurat.

"Ada lima daerah kabupaten/kota di luar Bali dan Jakarta yang sudah dikelompokkan untuk harus melakukan PPKM Darurat.Termasuk kita di Papua Barat ada Manokwari dan Sorong," ujar Dominggus kepada wartawan di Manokwari, Sabtu (10/7/2021).

Dominggus menegaskan PPKM Darurat sesuai petunjuk sejumlah kementerian tersebut, akan diberlakukan di Provinsi Papua Barat. 

Baca juga: PPKM di Papua Barat Dinilai Masih Longgar, Ini Kata Jubir Covid-19

"Semua kabupaten/kota akan melaksanakan PPKM Darurat, terutama Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong," tegasnya.

Sedianya, pemberlakuan PPKM skala mikro, akan berakhir 19 Juli 2021.

Kendati demikian, Mandacan mengatakan pihaknya akan kembali melakukan evaluasi, terkait PPKM berskala mikro di Papua Barat.

Bahkan, sejumlah fasilitas akan disiapkan untuk memback up rumah sakit selama PPKM darurat dan mikro. (*)

"Ketika rumah sakit sudah tidak bisa menampung pasien, maka akan kita gunakan fasilitas lain sebagai tempat karantina," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved