Breaking News:

SOSOK

Kisah Anak Jalanan, Yusup Pantu yang Kini Jadi Kapster Profesional

Tidak banyak yang bisa potong rambut. Jadi ini kesempatan emas bagi saya

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: M Choiruman
TRIBUN-PAPUA.COM
Yusup Pantu Sedang Mencukur Rambut Salah Satu Pelanggannya di Kiong Barbershop, Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sejak masih duduk di sekolah dasar, Yusup Pantu gemar berkeliling kampung ke kampung.

Bukan untuk bermain sepakbola seperti teman-temannya, ia justru gemar mencukur rambut para kerabatnya.

Kampung Imbuan di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat yang terkenal penghasil penyu belimbing adalah kampung halaman Yusup, sapaan akrabnya.

PPKM Diberlakukan, Pedagang di Sentani Papua Pasrah Harus Tutup Pukul 18.00 WIT

Di sana ia belajar cara menggunting rambut hanya dari melihat tukang cukur jalanan berkreasi di atas kepala warga kampung. Yusup kecil, merasa tertantang untuk mencoba.

“Tidak banyak yang bisa potong rambut. Jadi ini kesempatan emas bagi saya,” kata Yusup kepada Tribun-Papua.com saat ditemui pada sela-sela ia mencukur rambut pelanggan setiannya.

Tahun demi tahun berlalu, Yusup kecil kian beranjak dewasa dengan profesi tukang cukur antar kampung ditangannya.

Selepas sekolah menengah pertama, ia ingin lanjut sekolah di kota untuk mengejar impiannya, Manokwari menjadi pilihan terdekatnya.

Steve Mara, Pemuda Papua Pimpin Sidang Simulasi PBB di Uzbekistan 

Sayang seribu sayang, Yusup terpengaruh budaya anak perkotaan, ia terjerumus menjadi anak jalanan dengan segudang kenakalan di Manokwari.

“Sa (saya) harus lari dari pergaulan ini tra (tidak) bisa jadi apa-apa kalau sa begini terus, sa tra pernah cukur rambut lagi,” lanjut Yusup menceritakan masa kelamnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved