Breaking News:

Kabar Kampus

Sebanyak 167 Mahasiswa Dikeluarkan secara Serentak, Begini Penjelasan Universitas Andalas

Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, memberikan penjelasan terkait kabar mengeluarkan sebanyak 167 mahasiswa secara serentak.

Editor: Claudia Noventa
pixabay.com/Free-Photos
Ilustrasi belajar - Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, memberikan penjelasan terkait kabar mengeluarkan sebanyak 167 mahasiswa secara serentak. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, memberikan penjelasan terkait kabar mengeluarkan sebanyak 167 mahasiswa secara serentak.

Unand kini mejelaskan, alasan rektor memberhentikan 167 mahasiswa tersebut lantaran selama 2 semester berturut-turut tidak mendaftar ulang di kampus.

Wakil Rektor Unand Bidang Akademik, Mansyurdin menjelaskan 167 mahasiswa itu dikeluarkan berdasarkan SK Rektor pada 31 Maret 2021 lalu.

"Benar ada 80 mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan 87 dari Fakultas Ilmu Budaya yang dikeluarkan atau mengundurkan diri berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unand tahun ini," kata Mansyurdin yang dihubungi Kompas.com, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Pasien Membludak, Ruang Penyakit Dalam Wanita dan Paruh Tampung Pasien Covid-19

Baca juga: Kronologi Anggota Paskhas TNI AU Dianiaya Warga di Dogiyai hingga Kini dalam Kondisi Kritis

Menurut Mansyurdin keluarnya SK Rektor itu berdasarkan Peraturan Rektor Unand No. 14/2020 tentang Peraturan Akademik, Pasal 14 ayat (2) yang menyebutkan mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang selama dua semester berturut-turut dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa.

Pada tahun 2020 lalu, kata Mansyurdin, ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sekitar Rp10 miliar.

Temuan itu kemudian ditelusuri, ternyata jumlah mahasiswa dan setoran ke negara berbeda. Jumlah mahasiswa jauh lebih banyak.

“Maka dibentuklah tim untuk menyelesaikan. Kita bicarakan dengan fakultas. Namun, karena tidak juga direspons, makanya harus ada Keputusan Rektor,” ujar Mansyurdin.

Sebelum keluar SK Rektor, kata Mansyurdin, pihak fakultas sudah melakukan komunikasi dengan mahasiswa yang tidak mendaftar itu.

"Jadi sebenarnya mahasiswa yang keluar atau mengundurkan diri itu karena tidak merespons atau sudah mengundurkan diri tapi tidak memberitahu kampus," kata Mansyurdin.

Baca juga: HOAKS! Video Teror Ketok Pintu Tengah Malam di Malang Hanya Editan, Polisi: Jadi Itu Bukan Hantu

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved