Papua Barat Terkini
Kapolda Sebut Mobilitas Kendaraan Turun Selama Penerapan PPKM Darurat
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing mengatakan mobilitas kendaraan di jalan selama penyekapan PPKM darurat
Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing mengatakan mobilitas kendaraan di jalan selama penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Manokwari, menurun
"Selama melaksanakan penyekatan, pengurangannya sampai sekitar 1.000 kendaraan," kata Sihombing kepada awak media di Manokwari, Sabtu (17/7/2021).
Baca juga: Empat Warga Jadi Korban Aksi Pengerusakan dan Pembakaran 32 Rumah di Dogiyai
Menurut dia, mulai dari penyekatan malam dan pembatasan, membuat pengurangan mobilisasi kendaraan tampak turun.
Baca juga: Pascaaksi Kerusuhan di Dogiyai Papua, Aparat Kemanan Lakukan Pengamanan Ketat
"Lumayan ya, penurunannya," ujar Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing singkat.
Selain itu, Sihombing menyebut penyekapan itu juga berdampak pada pedagang kecil, yang ada di sekitar Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari.
Baca juga: Pemberlakukan PPKM Darurat di Manokwari Diperketat
"Para penjual seperti buah dan kaki lima, pembelinya juga berkurang, dan itu terasa skali,"katanya.
Menurut informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, masa penyekapan, akan dilaksanakan hingga 21 Juli 2021, namun akan disesuaikan dengan kondisi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kapolda-papua-barat.jpg)