LAWAN COVID 19
SMA Negeri 1 Abepura, Jayapura Masih Lakukan Sekolah Daring
Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jayapura Musa Msiren (56), mengatakan proses pembelajaran tetap online.
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ditengah pandemi covid-19, aktivitas belajar mengajar masih terus dilakukan secara daring atau online.
Salah satunya, SMA Negeri 1 Jayapura, Jalan Biak Abepura, Kelurahan Kota Baru, Kota Jayapura, Papua.
Aktivitas sekolah tatap muka belum dilakukan mengingat jumlah kasus covid-19 di Kota Jayapura meningkat.
Baca juga: SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura Siapkan Wifi dan 3 Ruangan Selama Belajar Daring
Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jayapura Musa Msiren (56), mengatakan proses pembelajaran tetap online sesuai surat edaran yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Jayapura.
"Kami lakukan sesuai aturan dari Dinas Pendidikan sejak 12 Juli 2021," kata Musa kepada Tribun-Papua.com, Senin (19/7/2021).
Ia juga menyampaikan, sempat melakukan sekolah tatap muka beberapa waktu lalu.
"Karena waktu itu, jaringan di Jayapura sempat terganggu pada 30 April 2021. Makanya kami lakukan sekolah tatap muka," jelasnya.
Dirinya merasa, pada saat itu sekolah tatap muka harus dilakukan bagi siswa/siswi karena itu merupakan media utama dalam proses pembelajaran.
"Tentunya dengan prokes ketat. Kami membagi dua waktu yakni Pagi dan siang," ujar pria asal Biak Utara, Kampung Wouna.
Namun, sejak adanya surat edaran terkait sekolah harus dilakukan secara daring. Maka pihak sekolah sejak 12 Juli 2021, tidak melakukan sekolah tatap muka.
"Memang tidak terus menerus kami offline, tapi rata-rata aktivitas memang dilakukan waktu itu secara langsung berdasarkan jadwal tentunya," ujarnya.
Musa menambahkan, jika nantinya diberlakukan sekolah offline atau tatap muka, protokol kesehatan harus lebih diperketat.
"Kami berharap pemerintah juga memperhatikan kesiapan sekolah, bila nanti dibuka mohon dukungan prokes mengingat biaya yang dikeluarkan pasti besar," ungkapnya.
Selain itu, kuota internet juga diperlukan guna mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar secara daring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/19072021-sma-negeri-1-jayapura-1.jpg)