Breaking News:

Tak Sengaja Tewaskan Balita yang Sedang Bermain, Operator Eksavator di NTT Serahkan Diri ke Polisi

Bocah usia empat tahun warga Desa Raenyale, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT tewas tertimpa pohon kelapa, pada Minggu.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Tempat Kejadian Perkara bocah yang meninggal di Sabu Raijua 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bocah usia empat tahun warga RT 09/RW 05, Dusun III, Desa Raenyale, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT tewas tertimpa pohon kelapa, pada Minggu (18/7/2021) siang.

Korban bernama Rai Jonathan Dju Tadjo mulanya bermain dengan teman-temannya.

Sedangkan di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA sedang ada pekerjaan sarana desa di wilayah Dusun III, RT 09/RW 05, Desa Raenyale, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.

Saat itu eksavator sedang aktif mengeruk tanah di lokasi kejadian.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Tewas seusai Digigit Anjing Rabies, Alami Gejala Takut Air hingga Peka dengan Sinar

Baca juga: Viral Video Satpol PP Ende Pesta Miras, Mengaku Lelah Kerja Overtime Berujung Diberikan Sanksi

Saat bersamaan, korban dan tiga rekannya, Restu, Moci dan Rian sedang duduk di atas batang pohon kelapa yang sudah tumbang.

Tanpa diduga saat itu roda rantai eksavator mengilas ujung batang pohon kelapa.

Batang pohon kelapa tersebut terangkat hingga mengenai kepala korban dan mengakibatkan kepala korban pecah dan korban meninggal dunia di tempat.

Korban kemudian dievakuasi warga dan kerabatnya dan dibawa ke rumah duka untuk proses lebih lanjut.

Operator eksavator, Aryanto Djaga (28), warga Desa Nadawawi, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua kemudian menghentikan aktivitas eksavator dan memilih menyerahkan diri ke kantor polisi di Polsek Sabu Barat.

Sejumlah warga juga mengakui kalau sebelum pengerjaan tersebut, pihak pelaksana di lapangan sudah menyampaikan agar warga masyarakat terutama anak kecil tidak berada di sekitar lokasi pengerjaan dan area operasional eksavator.

Baca juga: Waspada Banjir, Botol Plastik Penuhi Drainase Kawasan Abepura

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Jacob Seubelan, SH saat dikonfirmasi Minggu 18 Juli 2021 malam membenarkan kejadian ini.

"Benar kasusnya, namun saat ini masih ditangani pihak kepolisian," tandasnya.

Polisi juga memeriksa saksi-saksi dan mencari tahu keberadaan pengawas pekerjaan saat peristiwa tersebut.

Polisi dari Satuan Reskrim Polres Sabu Raijua ke lokasi kejadian melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti.

(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved