Breaking News:

Fakta Viral Video Anggota Dewan Bernyanyi dan Berjoget di Kantor DPRD Malaka, Diduga Minum Miras

Sebuah video yang merekam sejumlah anggota DPRD Kabupatan Malaka joget dan bernyanyi, viral di media sosial.

Editor: Claudia Noventa
Tangkapan Layar via Kompas.com
Foto Anggota Dewan Berjoget di Kantor DPRD Kabupaten Malaka, NTT. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, video yang memperlihatkan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berjoget dan bernyanyi.

Bahkan, diduga sejumlah anggota tersebut mengonsumsi minuman beralkohol.

Setelah video tersebut viral, Ketua DPRD Kabupaten Malaka Adrianus Bria Seran membenarkan bahwa pria dan wanita yang ada di video tersebut adalah anggota dewan.

Adrianus Bria Seran pun meminta maaf atas tindakan anggotanya dan menyayangkan tindakan yang mereka lakukan.

"Saya menyampaikan permohonan maaf atas nama Lembaga DPRD Kabupaten Malaka atas video yang lagi beredar di masyarakat," ujar Adrianus, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/7/2021) siang.

Baca juga: Fakta Viral Driver Ojol Konvoi Penuhi Jalanan Kota Bandung, Tolak PPKM Darurat hingga Teriak Buka

Baca juga: Fakta Viral Video Penampakan Hiu Paus Berukuran Raksasa di Pantai Ngrenehan Gunungkidul Yogyakarta

Selain itu, ia juga mengajak agar anggota dewan memiliki empati dan memahami kondisi masyarakat yang terdampak pandemi.

"Sebagai Ketua DPRD Malaka, saya mengajak teman-teman untuk empati dengan situasi masyarakat saat ini dan berjanji ke depan akan menjalankan tugas legislatif secara baik dan kejadian ini tidak akan terjadi lagi," kata dia.

Polisi Golkar yang masih dalam proses penyembuhan setelah terpapar Covid-19 meminta anggota dewa untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Covid-19 ini benar- benar ada dan sangat berbahaya," tegas politisi partai Golkar itu.

Badan Kehormatan Belum Terima Laporan

Terkait video tersebut, Ketua BK DPRD Malaka Petrus Nahak mengaku belum menerima laporan video tersebut.
"Untuk viralnya video ini, saya baru tahu kemarin sore. Sampai dengan saat ini tidak ada laporan," ujar Petrus. Petrus akan memeriksa dulu video tersebut.
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved