Breaking News:

Idul Adha

Kurbankan 3 Ekor Sapi di Idul Adha 1442 H, Kantor Pos Papua: Gotong Royong di Masa Pandemi

Selama pandemi dan pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM), banyak warga mengalami kesulitan ekonomi. Umat harus saling gotong royong.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Nandi Tio Effendy
IDUL ADHA - Prosesi penyembelian tiga ekor sapi dari PT Pos Indonesia Wilayah Papua, Selasa (20/7/2021) Sore. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Tiga ekor sapi disembelih PT Pos Indonesia Wilayah Papua dalam perayaan Idul Adha 1442 Hijriyah.

Kurban itu dibagikan kepada 170 karyawannya serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom.

Ketua Pelaksana Kurban PT Pos Indonesia Wilayah Papua, Yunan Setyawan, mengatakan penyembelian kurban tersebut dilakukan di area kantornya di Kota Jayapura, Selasa (20/7/2021) sore.

“Tiga ekor sapi ini disumbangkan oleh para pegawai kantor pos demi berbagi bersama masyarakat dalam perayaaan umat muslim,” kata Yunan kepada Tribun-Papua.com di sela penyembelian kurban.

Baca juga: Idul Adha di Batas Negara, Satgas TNI Pos Mosso Bagikan Daging Kurban Kepada Warga Papua

Baca juga: RSUD Jayapura Berjuang Lawan Covid-19, Saat Masker N95 Menipis dan APD Nakes Terbatas

Yunan yang menjabat Asisten Manager Keuangan Kantor Pos Regional 11 Papua dan Papua Barat, menyebut total tiga ekor sapi yang disembelih seharga Rp 49,5 juta.

Tiga ekor sapi itu dibeli dari Kabupaten Keerom. Sementara, penyembelian sapi pertama dilakukan setelah pelaksanakan Sholat Idul Adha 1442 Hijriah.

 “Selama prosesnya kami menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Kami tidak mengundang banyak orang untuk partisipasi demi mencegah penularan virus menular,” jelas Yunan.

Yunan mengatakan hari raya kurban  bagi umat muslim adalah sebagai bentuk penguatan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

“Semoga para pegawai PT. Pos Indonesia dapat memperoleh berbagai hikmah dalam berkurban yakni tentang keikhlasan, rela berkorban serta saling berbagi kebaikan,” ujar Yunan.

Menurutnya, selama pandemi dan pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM), banyak warga yang mengalami kesulitan ekonomi.

Sehingga, umat muslim harus gotong royong saling membantu.

“Saya berharap semangat kebersamaan dan berbagi bersama tetap terjaga di tahun-tahun selanjutnya, dan bertambah banyak jumlah hewannya kurban yang dibagikan,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved