Breaking News:

Hari Anak Nasional

Yosephine Wandosa: Anak Punya Hak untuk Vaksin Covid-19

"Seorang anak memiliki hak individu dan menentukan pilihannya, orangtua hanya sebagai pendamping dan mengarahkan," kata Yosephine Wandosa.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
HARI ANAK NASIONAL 2021 - Anak-anak sedang bermain di Taman Trisila di Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Jumat (23/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Yosephine Wandosa selaku perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua, mengatakan anak punya hak untuk divaksinasi pada masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Webinar Hari Anak Nasional 2021, dengan tema literasi gizi anak demi terlindungi dari Covid-19 dan permasalahan gizi, Jumat (23/7/2021).

Yosephine menjelaskan sesuai ketentuan undang-undang perlindungan anak tahun 2002 tentang hak dan kewajiban anak pasal 8, setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Dukung Percepatan Target Vaksinasi Covid 19, Stafsus Billy Mambrasar Terjun Langsung

"Setiap anak itu punya hak untuk diberikan vaksinasi, apabila orangtua melarang, maka melanggar hak asasi anak sebagai seorang individu," katanya.

Dirinya juga menekankan, pemberian layanan kesehatan yang terbaik kepada seorang anak, tidak mesti selalu berdasarkan perspektif orangtua.

"Seorang anak memiliki hak individu dan menentukan pilihannya, orangtua hanya sebagai pendamping dan mengarahkan," ujarnya.

Yosephine menegaskan, berbicara soal hak anak, bukan isu yang baru, sebab sejak tahun 1923, sudah ada rilis 10 hak anak yang dikemukakan aktivis perempuan di dunia.

Ia menguraikan 10 hak anak yang diusung tersebut, yakni hak akan nama dan kewarganegaraan, kebangsaan, persamaan dan non diskriminasi, perlindungan, bermain, serta rekreasi.

Baca juga: Manfaat Vitamin K pada Bayam Merah Menurut Dokter

Selanjutnya dalam deklarasi aktivis perempuan itu, seorang anak punya Hak akan mendapatkan makanan, kesehatan, dan berpartisipasi dalam pembangunan.

"Dalam konteks pandemi Covid-19, hak seorang anak untuk memperoleh perlindungan dan kesehatan, salah satunya dengan divaksinasi," tambahnya.

Sekadar diketahui, beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo dan pihak otoritas Kementerian Kesehatan, telah mengizinkan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun.

Kebijakan itu diambil setelah adanya izin penggunaan darurat (emergency use authorization) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk Vaksin Sinovac. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved