Ekonomi
Imbas PPKM Level 4, Pasar Mama-mama Papua Semakin Lesu
Para pedagang di Pasar Mama-mama Papua mengeluh akibat imbah PPKM Level 4. Pendapatan mereka semakin lesu.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Jayapura membuat para pedagang di Pasar Mama-mama Papua mengeluh.
Para pedagang di pasar yang berada di Jalan Percetakan No 5, Kota Jayapura, itu mengeluh karena semakin kehilangan pendapatan.
Nelcy Jikwa (49), satu di antara pedagang, merasa kebijakan pembatasan aktifitas sangat mempengaruhi omset penjualannya saat ini.
Baca juga: GMKI Kecam Tindakan Oknum TNI AU di Merauke, Panglima Copot Komandan Lanud
Baca juga: Elisa Basna, Rekrutan Teranyar Persipura Usai Ditinggal Boaz dan Tipa
"Sebelum perbatasan waktu banyak warga yang datang belanja sayuran dan buah yang kami jual, namun saat ini sepi sekali," kata Nelcy kepada Tribun-Papua.com, Kamis (29/7/2021) malam.
Menurutnya, pembatasan aktivitas hingga pukul 20.00 WIT malah semakin membuat ekonomi rumah tangganya tertekan.
"Saya jualan dari sore sampai malam. Baru tiga orang yang datang beli sayur yang saya jual," akunya.
Nelcy berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, dan pengunjung Pasar mama-mama Papua kembali ramai.
"Saya harap masyarakat patuh terhadap prokes agar pandemi cepat berlalu, kami yang jualan juga tidak terganggu," ujarnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/2972021-pasar-mama-mama-papua.jpg)