Breaking News:

Virus Corona

Muncul Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Keluarga Pasien Diminta Bayar dengan Harga Tinggi

Di tengah tingginya kebutuhan plasma konvalesen bagi pasien Covid-19 justru dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

Editor: Claudia Noventa
TribunVideo/Radifan Setiawan
ILUSTRASI - Polisi turun tangan setelah muncul penipuan yang memanfaatkan tingginya kebutuhan plasma konvalesen bagi pasien Covid-19. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi turun tangan setelah muncul penipuan yang memanfaatkan tingginya kebutuhan plasma konvalesen bagi pasien Covid-19.

Penipuan tersebut bermodus menawarkan plasma konvalesen sesuai kebutuhan pasien dengan memasang harga cukup tinggi.

Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur, Edi Purwinarto, mengungkapkan terkait penipuan tersebut.

Baca juga: Update Angka Kematian Akibat Covid-19 di Papua 28 Juli 2021: Capai 819 Orang

Baca juga: Dinkes: Minat Warga Kota Jayapura Vaksinasi Covid-19 Semakin Baik 

Menurutnya, belum lama ini ada laporan dari pasien Covid-19 asal Kabupaten Sidoarjo yang menjadi korban penipuan dengan modus tersebut.

"Keluarga pasien ini melapor sempat ditawari plasma konvalesen oleh seseorang saat dia sangat membutuhkan dengan membayar sejumlah uang. Tapi setelah dibayar, orang tersebut menghilang," katanya, Rabu (28/7/2021).

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang membutuhkan plasma tersebut untuk menghubungi kantor unit transfusi darah PMI terdekat atau dokter yang menangani pasien.

Pasalnya, dengan mengunggah pesan permintaan ke media sosial lengkap dengan data pasien dan nomor telepon justru dianggap berisiko dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mengambil keuntungan.

"Lebih baik langsung menghubungi PMI, karena saat ini banyak calo yang mengambil keuntungan saat pandemi seperti sekarang ini," ujarnya.

Baca juga: Petugas Makam Covid-19 Buper Waena: Tolong Perhatikan APD dan Kesehatan Kami

Polisi Turun Tangan

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Farman mengaku akan melakukan penyelidikan terkait informasi penipuan modus baru tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan patroli siber untuk mendeteksi pelaku yang memanfaatkan media sosial dalam menjalankan aksinya.

"Patroli siber kami akan aktif memantau modus pemerasan dan penipuan kepada pasien Covid-19 melalui media sosial," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Farman saat dikonfirmasi, Kamis (29/7/2021) sore.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved