Breaking News:

Covid 19 Papua

Penyintas Covid-19 ini Minta Warga Patuhi Protkes, Corona Itu Nyata

Penyintas Covid-19 berinisial WS meminta agar warga mematuhi protokol kesehatan lantaran corona itu benar-benar ada dan nyata

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
LAWAN COVID19 - Aktivitas psaien positif Covid-19 di rumah karantina mandiri LPMP Kota Jayapura, Sabtu (31/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papuan.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Penyintas Covid-19 berinisial WS meminta agar warga mematuhi protokol kesehatan lantaran corona itu benar-benar ada dan nyata.

WS tahu terpapar Covid-19 setelah menjalani Swab di Labaratorium Kesehatan Daerah Provinsi pada 20 Juli 2021 lalu diumumkan positif Covid-19 pada esok harinya, 21 Juli.

Baca juga: Hari Ini Terakhir Pendaftaran PPPK Papua dan Papua Barat, Cermati Juga Jadwal Tahapan CPNS

Setalah diketauhi terpapar corona, WS diarahkan ke Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura untuk menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Baca juga: Jelang 17 Agustus Deretan Bendera Merah Putih Mulai Terlihat di Kota Jayapura

Setelah 10 hari lamanya menjalani Isoman, WS kembali Swab di LPMP Kotaraja pada 30 Juli dan hasilnya dinyatakan negatif sehingga diperbolehkan pulang ke rumah.

Setelah melewati cengkaraman Covid-19, WS meminta kepada warga yang berdomisili di kota ini agar tak menganggap remeh virus corona, sebab virus itu benar-benar ada.

Baca juga: BI Perwakilan Papua: KUR di Papua Masih Didominasi Sektor Perdagangan

WS menyampaikan kepada Tribun-Papua.com ketika bertandang ke LPMP Kotaraja, Abepura, pada Sabtu (31/7/2021).

Dia mengatakan, virus itu benar-benar ada seperti yang diberitakan sejumlah media massa.

"Saya rasakan sendiri Covid 19 itu benar-benar ada, dan saya juga rasakan bagimana saat terpapar Covid-19," katanya.

Baca juga: Yan Piter Awom: Per Hari 6 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Buper Waena, Jayapura

Ia mengaku pernah beranggapan bahwa Covid itu tidak nyata, tetapi setelah terpapar, dia sadar akan kejamnya virus asal Wuhan, Cina ini.

"Saya rasakan betul sakitnya seperti bagimana, ada demam, keringat dingin, pokoknya mirip malaria, rasa badan ini seperti dipukul 1 kampung, semuanya sakit," ujarnya.

Baca juga: Soal Pengganti Boaz untuk Kapten Persipura, Ini Kata Jacksen F Tiago

WS menyebut menjalani perawatan selama 10 hari yakni sejak 21 Juli 2021 hingga 31 Juli 2021, alhasil sehat.

"Setelah dapat perawatan medis, saya sadar, bahwa Covid itu nyata,"katanya.

WS berharap warga tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mematuhi aturan lainnya dari pemerintah terkait penanganan Covid-19. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved