Sebar Selebaran Provokatif Ajak Warga Rusuh di Blora, Seorang Dukun dan 24 Orang Lainnya Ditangkap
Beredar luas di Blora, Jawa Tengah, sebuah selebaran berisikan kekecewaan kepada pemerintah karena pandemi tak kunjung selesai.
TRIBUN-PAPUA.COM - Beredar luas di Blora, Jawa Tengah, sebuah selebaran berisikan kekecewaan kepada pemerintah karena pandemi tak kunjung selesai dengan bahasa Jawa.
Dalam peristiwa itu, polisi menangkap puluhan orang yang diduga menyebarkan selebaran provokatif tersebut.
Sementara, terduga pelaku utama bernama Samijo alias Suro Samin Sentika juga turut diamankan.
"Untuk motifnya kami masih mendalami, namun sempat wawancara dengan terduga pelaku, dia ini karena ada dampak pandemi Covid-19," jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora AKP Setiyanto.
Baca juga: Singgung Pembakaran Polsek Nimbokrang, SAMN Papua Desak Pemerintah Sikapi soal Miras
Baca juga: Kini 530 Pasien Jalani Isoman di LPMP Kotaraja
Ajak gelar aksi massa
Selain itu, terduga pelaku utama juga mengajak masyarakat melakukan aksi massa dan kerusuhan di toko-toko, minimarket hingga perusahaan milik luar negeri.
Tak hanya itu, disebutkan bahwa aksi itu akan dilakukan pada Jumat Legi dan perbekalan senjata sudah dipersiapkan.
"Sehingga dia intinya dari kelompoknya itu ingin cari sangu ke para pengusaha, baik itu di bidang perdagangan di indomaret, pasar modern, dan orang-orang yang dianggap mampu dalam bidang usaha," terangnya.
Membuat resah warga

Diakui Setiyanto, selebaran itu membuat warga di Kabupaten Blora resah.
Polisi pun segera bertindak dan menangkap 24 orang. Saat ini para terduga pelaku itu tengah menjalani pemeriksaan di Polres Blora.
"Pada saat itu memang sempat meresahkan masyarakat, sehingga kami melakukan penyelidikan mulai pas kemarin kejadian sampai hari ini Alhamdulillah mengamankan 24 orang tersebut," katanya.
Baca juga: Tak Terima Orangtua Meninggal karena Covid-19, Anak Kirim Makanan Isi Tanah Kuburan ke Nakes RS
Pelaku utama dikenal sebagai dukun
Selain Samijo, polisi juga menangkap 23 orang lainnya. Dari penyelidikan sementara, Samijo dikenal sebagai sosok dukun atau paranormal.
"Informasi dari masyarakat sekitar memang dia seperti dukun," ucap Setiyanto saat ditemui di Mapolres Blora, Rabu (11/8/2021).
Setiyanto menegaskan, otak penyebar selebaran provokatif tersebut tidak ada kaitannya dengan ajaran tokoh lokal Samin Surosentiko.
(Kompas.com/ Kontributor Blora, Aria Rusta Yuli Pradana)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Heboh Selebaran Provokatif di Blora, Terduga Pelaku Utama Dikenal Sebagai Dukun, Ini Faktanya "