ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Singgung Pembakaran Polsek Nimbokrang, SAMN Papua Desak Pemerintah Sikapi soal Miras

Minuman keras menjadi penyebab sejumlah peristiwa di Papua, SAMN Papua meminta pemerintah provinsi setempat serius menyikapinya.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Ketua Solidaritas Anti Miras dan Narkoba (SAMN) Papua, Anias Lengka, meminta Pemerintah Kota Jayapura menertibkan aktivitas masyarakat sesuai aturan PPKM, termasuk Miras. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Melihat minuman keras menjadi penyebab sejumlah peristiwa di Papua, Solidaritas Anti Miras dan Narkoba (SAMN) Papua meminta pemerintah provinsi setempat serius menyikapinya.

Seorang anggota SAMN, Ketua SAMN Papua, Anias Lenka berharap jangan hanya kasus Covid-19 yang diseriusi oleh pemerintah tetapi dampak dari miras juga perlu disikapi.

"Melihat beberapa kejadian yang terjadi bulan kemarin,seperti di Merauke oknum disabilitas, lantaran miras ia lakukan hal yang tidak seharusnya terjadi," kata kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Setelah Miras Bersama, Seorang Pria Tewas Dianiaya Rekannya di Jayapura

Baca juga: Massa Bakar Polsek Nimboran, Bupati Mathius Awoitauw: Harus Ada Perda Larangan Miras

Lanjut dia, dampak miras berujung oknum disabilitas itu diamankan oleh dua Anggota AU Merauke dan dikecam banyak orang, itu berawal dari minuman keras.

Selanjutnya, karena oknum masyarakat yang miras mengakibatkan pembakaran Polsek di Nimbokrang, Genyem, Kabupaten Jayapura, beberapa hari lalu.

"Melihat semua hal ini,itu bermula dari minuman keras," ujarnya.

Anias mengatakan, mengapa hanya Covid-19 saja yang di seriusi, persoalan miras ini sudah ada sebelum hadirnya corona.

"Kami melihat ada persoalan yang belum terselesaikan sebelum covid, hingga hari ini yang masih membunuh masyarakat yaitu minuman keras,"katanya.

"Yang dari dulu bunuh masyarakat, orang Papua maupun non Papua itu miras," ujarnya.

Ia berharap pemerintah melihat dampak yang timbul akibat miras dan dapat diselesaikan dengan baik.

"Sampai hari ini keseriusan pemerintah untuk menangani dampak miras ini minim, saya harap dengan melihat banyak kejadian yang terjadi pemerintah bisa membuka mata,"katanya.

Dia menambahkan, pihaknya berharap Pemerintah menyikapi Covid dan dampak akibat miras, dengan demikian kedepan Papua aman dan damai.

(Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara)

Berita daerah lainnya

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved