Rabu, 15 April 2026

HUT Kemerdekaan RI

Distrik Nimboran Bakal Gelar Upacara HUT RI, Peserta Dibatasi 200 Orang

Pemerintah Distrik (Pemdis) Nimboran akan menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76

Editor: Maickel Karundeng
Humas Kabupaten Jayapura for Tribun-Papua.com
Kepala Distrik (Kadistrik) Nimboran, Marsuki Ambo 

TRIBUN-PAPUA.COM,SENTANI- Pemerintah Distrik (Pemdis) Nimboran akan menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

Upacara itu direncakan berlangsung di Lapangan Mandala, Genyem Kota, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura.

Sama seperti tahun lalu, upacara tahun ini digelar terbatas dan sederhana demi mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Jelang HUT RI, KKB Beraksi di Papua, Satu Anggota TNI Kena Tembak

Kepala Distrik (Kadistrik) Nimboran, Marsuki Ambo mengatakan pembatasan dilakukan karena ada penerapan PPKM Level 4.

Peserta upacara yang biasanya hadir dalam pelaksanaan upacara di Lapangan Mandala itu mencapai ribuan orang, namun kali ini dibatasi dan hanya dihadiri sekitar 250 orang.

"Untuk upacara peringatan HUT RI tahun ini, kami di Distrik Nimboran tetap menyelenggarakan," kata Marsuki Ambo melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (16/8/2021).

Baca juga: Ternyata Cengkeh Bisa Bantu Hilangkan Uban Lho, Begini Langkah Mudahnya

Lanjut dia, sekalipun mungkin penyelenggaraannya itu secara sederhana, melibatkan seluruh ASN yang ada di lingkup Pemdis Nimboran, kepala kampung, masyarakat.

Sekolah-sekolah juga dilibatkan dengan batasan-batasan peserta upacara.

Menurut dia, pihaknya juga harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang sesuai petunjuk atau instruksi dari pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Sekretariat Negara maupun dari pemerintah daerah.

Baca juga: Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Seorang Pria Bunuh Ibu Kandungnya

"Sesuai edaran Menteri Sekretariat Negara maupun anjuran pemerintah daerah dan intinya peringatan HUT RI tahun ini dilaksanakan secara sederhana sekali dan jumlah pesertanya juga terbatas, namun tak mengurangi makna,"katanya.

Dia mengatakan, peserta upacara pengibaran bendera dibatasi hanya 100 sampai 200 orang. Jumlah itu terbagi mulai pelajar dari tingkat SD hingga SMA, TNI, Polri, perbankan, BUMN-BUMD, unsur Muspidis dan ASN di lingkup Pemdis Nimboran.

Baca juga: Athonius : Remisi Merupakan Bentuk Penghargaan Negara Kepada Warganya

"Jumlah peserta saat pengibaran bendera kita batasi maksimal hanya 100 sampai 200 orang. Jadi untuk sekolah masing-masing mengutus siswanya paling banyak 20 orang mulai dari tingkat SD sampai SLTA,"ujarnya.

Paskibra tetap dilibatkan dari SMAN 1 Nimboran dengan jumlah delapan 8 orang atau pasukan kelompok 8 untuk pengibar bendera.

"Terus kita libatkan TNI/Polri dalam hal ini Polsek dan Koramil, kemudian PLN, instansi pemerintah lain dan Bank Pembangunan Daerah,"katanya.

Baca juga: 11 Orang Narapidana Kasus Korupsi di Papua Dapat Remisi HUT RI

"Kita target jumlah pesertanya sekitar Rp150 sampai 200 orang untuk memenuhi lapangan upacara di Genyem Kota, namun tak mengurangi makna,"katanya.

Panitia HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Tingkat Distrik Nimboran sudah menyiapkan semua saat upacara pengibaran bendera.

Panitia menyiapkan pelaksanaan upacara bendera dengan secara sederhana dan jumlah pesertanya dibatasi.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved