Breaking News:

Unjuk Rasa KNPB

Tidak Kantongi Ijin, Demo KNPB Dibubarkan Polisi

Aksi demo Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Perumnas III Waena, Kota Jayapura dibubarkan Senin (16/8/2021) pagi

Tribun-Papua.com/Istimewa
AKSI MASSA - Situasi saat polisi membubarkan pasksa pengunjukrasa dari KNPB di Perumnas II Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Senin (16/8/2021) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ridwan Abubakar

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Aksi demo Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Perumnas III Waena, Kota Jayapura dibubarkan Senin (16/8/2021) pagi, lantaran tak mengantongi ijin aparat kepolisian.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas ketika dikonfirmasi mengatakan pembubaran itu bukti tindak tegas aparat kepolisian kalau ada yang melawan aturan dimasa Pandemi.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pembobol ATM yang Curi Rp 470 Juta, Ngaku Dipakai untuk Beli Mobil dan Bayar Utang

"Himbauan sudah jelas tidak boleh ada aksi kumpul masa. Bahkan pemerintah kota melalui instruksi Wali Kota Jayapura juga melarang berbagi bentuk aksi,"kata.

"Kami sudah beritahukan kalau aksi tidak diberikan ijin. Namun mereka memaksakan diri melakukannya maka kami akan tindak tegas untuk membubarkan,"ujarnya.

Baca juga: Tinjau KM Sirimau, Wali Kota Sorong Minta Semua Pasien Covid-19 Tak Boleh Dirawat di Darat

Kapolresta menyebutkan masa sudah dimintai untuk bubar namun tidak diindahkan.

"Saat Kami bubarkan mereka melawan sehingga anggota harus mengambil tindakan tegas untuk memukul mundur kelompok tersebut, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,"katanya.

Terkait dengan adanya posting dua aksi massa mendapatkan kekerasan, dia akan mengecek hal itu.

Baca juga: Hendak Memancing di Pantai, Warga Temukan Tengkorak Manusia, Celana Wanita, hingga Kuncir Rambut

"Kami akan cek itu Kebenaran hal itu, apakah hanya mencari simpati dan mencari kesalahan aparat,"ujarnya.

Ia pun menegaskan seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan aksi demonstrasi dalam bentuk apapun di masa Pandemi Covid-19 saat ini.

Mengingat apabila ada surat pemberitahuan maka tetap tidak diberikan ijin.

Baca juga: Presiden Jokowi Akan Sampaikan Pidato Pada Sidang Tahunan MPR

"Tidak ada demo apapun, hal ini untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura, apalagi aksi terkait dengan menyuarakan kemerdekaan Papua, itu wajib hukumnya kami tolak kalau paksaan maka kami tidak tegas,"katanya.

Baca juga: Info BMKG - Prakiraan Cuaca Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom Hari Ini, Senin 16 Agustus 2021

Diketahui aksi demo yang akan digelar KNPB tak lain meminta agar Victor Yaimo dibebaskan dan menyuarakan referendum.

Aparat yang disiapkan Kepolisian Polresta Jayapura Kota sebanyak 454 personel.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved