Isolasi terapung
Ancaman Walikota, Ini Klarifikasi PT.Pelindo IV Jayapura
General Maneger (GM) PT Pelindo IV Jayapura, Sonny Uktolseya angkat bicara soal ancaman Walikota Jayapura terkait akan memulangkan KM.Tidar
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Ri
Lapoiran Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – General Maneger (GM) PT Pelindo IV Jayapura, Sonny Uktolseya angkat bicara soal ancaman Walikota Jayapura terkait akan memulangkan KM.Tidar apabila tidak diijinkan bersandar di pelabuhan laut jayapura.
“Kami itu mendukung kebijakan pemerintah dalam bentuk apapun apalagi persoalan Covid-19,” ucapnya kepada Tribun-Papua.com, Rabu (18/8/2021).
Baca juga: Penjualan Miras Jadi Atensi Polsek Heram
Sonny mengatakan, bentuk dukungan pihaknya yakni menyediakan fasilitas tambahan ketika kapal bersandar di Pelabuhan Laut Jayapura.
“Dari segi fasilitas penunjang lainnya seperti tangga untuk naik dan turun di kapal, posko dan pos keamana kami telah bekerja sama dengan PT.Pelni, itu bukti nyata dukungan kami,” jelasnya.
Sejauh ini menueurnya pihaknya sudah menjalin komunikasi baik dengan pemerintah Kota Jayapura, termasuk Kantor Otoritas Pelabuhan Kelas II (KSOP) serta PT.Pelni selaku pemilik kapal Tidar yang dijadikan tempat isolasi.
Baca juga: Kapolda Tinjau Venue PON XX Papua yang Sering Diklaim Masyarakat Adat
Untuk kesiapan kapal sendiri, kata dia, saat ini masih dalam proses pembenahan terhadap ruang-ruang isolasi didalam kapal.
"Saat ini sedang dalam proses pembenahan ruang isolasi dalam hal ini penyekatan-penyekatan dan pembenahan fasiltas penunjang lainnya" pungkasnya.
Baca juga: Dua Tongkat Bantu Fredinand Rumaikewi Berdiri Jadi Juru Parkir
diketahui kapal yang dijadikan tempat isolasi mandiri terapung ada di enam Kota di Indonesia salah satunya Kota Jayapura.
Berdasarkan data enam kota itu antara lain: Makassar (KM Umsini), Medan (KM. Bukit Raya), Lampung (KM. Lawit), Sorong (KM. Sirimau), Bitung (KM. Tatamailau) dan Jayapura KM Tidar
