Minggu, 19 April 2026

Konflik di Afghanistan

Salima Mazari, Gubernur Wanita Pertama Afghanistan yang Ditangkap Taliban: Sering Terjun Perang

Wartawan TV Afghanistan Nadia Momand juga mentweet, Mazari dilaporkan telah ditangkap oleh Taliban, dan menyerukan pembebasannya.

Tribun-Papua.com/Tribunnews.com
Foto pada 14 Juli 2021 menampilkan Salima Mazari (tengah), gubernur wanita di Afghanistan yang penduduknya didominasi pria, melihat ke bawah bukit dengan ditemani personel keamanan dekat garis depan melawan Taliban di distrik Charkint, provinsi Balkh. (AFP) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Gubernur Distrik Charkint di Afghanistan Utara, Salima Mazari, telah ditahan oleh Taliban.

Times of India melaporkan, mengutip laporan lokal.

Wartawan TV Afghanistan Nadia Momand juga mentweet, Mazari dilaporkan telah ditangkap oleh Taliban, dan menyerukan pembebasannya.

Mazari (40), merupakan gubernur di sebuah wilayah berpenduduk lebih dari 30.000 orang.

Dia telah merekrut dan melatih militan anti-Taliban untuk berperang melawan pemberontak sejak 2019, menurut The Guardian .

Mazari lahir di Iran pada 1980 ketika keluarganya melarikan diri dari Perang Soviet di Afghanistan.

Dia kembali ke negara itu beberapa dekade kemudian.

Dia diangkat menjadi gubernur di distrik Charkint pada tahun 2018.

Menjadikannya sebagai salah satu gubernur wanita pertama di kancah politik yang didominasi pria.

Dia telah menjadi kekuatan aktif dalam perang melawan Taliban.

"Kadang-kadang saya di kantor di Charkint, dan lain waktu saya harus mengambil senjata dan bergabung dalam pertempuran," katanya kepada The Guardian awal bulan ini.

Baca juga: Gubernur Papua Perintahkan Yunus Wonda dan Kenius Kogoya Lobi Petinggi Politik Jakarta

Baca juga: Kepala dan Bendahara Disdikbud Kota Sorong Terancam 20 Tahun Bui, Ini Modus Kasusnya

KONFLIK - Pejuang Taliban duduk di atas kendaraan di sebuah jalan di provinsi Laghman, Afghanistan, pada 15 Agustus 2021. (STR/AFP)
KONFLIK - Pejuang Taliban duduk di atas kendaraan di sebuah jalan di provinsi Laghman, Afghanistan, pada 15 Agustus 2021. (STR/AFP) (Tribun-Papua.com/Tribunnews.com)

Pada minggu pertama Agustus 2021, setengah dari distrik Mazari sudah berada di bawah kekuasaan Taliban.

Tetapi, dia telah merekrut 600 penduduk setempat untuk menopang pertahanan di distrik tersebut, menurut AFP, Kamis (19/8/2021).

Banyak dari penduduk setempat itu adalah petani yang menjual ternak mereka untuk membeli senjata, kata Mazari kepada AFP.

Distriknya adalah salah satu dari sedikit yang terakhir berdiri sebelum seluruh negeri jatuh ke tangan Taliban, lapor India Times .

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved