Jumat, 17 April 2026

Covid 19 Papua

Pemda Puncak Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Bagi Pasien OTG yang Nyaman dan Berkualitas

Tempat isolasi mandiri bagi pasiesn tanpa gejala memiliki faslitas penghangat ruangan serta berada di lokasi ketinggian yang indah

Editor: Ri
Istimewa
Bupati Puncak Willem Wandik saat mellihat salah satu ruangan yang dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kabupaten Puncak menyiapkan bangunan baru RSUD sebagai tempat isolasi.

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan meski bari dalam tahap finising pembanguan, namun pihaknya dalam waktu dekat akan menyiapkan fasilitas penunjang bagi pasien yang isolasi nantinya.

“Kami akan pastikan fasislitas, Listrik, air, tempat tidur dan lain-lain tersedian,” ucapnya.

Baca juga: Bupati Puncak Willem Wandik: Kartu Orang Asli Papua Solusi bagi Masyarakat Merasakan Dana Otsus

Disamping itu kata dia tempat isolasi ini nantinya digunakan bagi pasien yang mengalami gejala ringan serta orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Willem Wandik Ungkap Beberapa Kendala dalam Penanganan Pasien Covid-19 di Kabupaten Puncak

“Ada yang reaktif, tanpa pengawasan selama isolasi mandiri mereka malah beraktivitas, maka dengan adanya bangunan ini yang menjalani Isoma dapat di pantau,” ucapnya.

Sementara itu kata Bupati pasien yang terpapar Covid-19 nantinya akan ditempatkan secara fleksibel, entah itu di Puskesma Ilaga maupun di rujuk ke Mimika.

Baca juga: Willem Wandik  Ajak Masyarakat Puncak Ikut Vaksinasi

“Mereka yang terjangkit covid tergolong berat, kita siapkan tempat khusus di Puskemas Ilaga atau jika parah sekali, kita bisa rujuk ke Timika,”ungkapnya.

Bupati menjelaskan lokasi bangunan RSUD baru ini sudah dirancang khusus untuk wilayah dingin seperti Kabupaten Puncak, sehingga pasien yang dirawat di RSUD ini, akan merasa hangat,apalagi lokasi ini memiliki pemandangan yang indah, pasien bisa cepat sembuh.

Baca juga: Bupati Puncak Willem Wandik: Kartu Orang Asli Papua Solusi bagi Masyarakat Merasakan Dana Otsus

Berdasarkan data Dinas kesehatan Kabupaten Puncak, pasien yang reaktif sejak Juli  2021 lalu mencapai lalu 88 orang, sembuh 53 orang, dalam pemantauan sebanyak 19 orang, 1 dalam perawatan, sementara 3 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved